Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.102.2
Konten dari Pengguna
3 Fungsi Rumah Gadang Khas Minang dan Jenis-jenisnya
3 September 2023 18:04 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Rumah Gadang adalah rumah tradisional yang sangat terkenal di Minangkabau. Ciri khasnya, berupa atap yang melengkung, seperti tanduk kerbau dengan ukiran yang indah. Terdapat beberapa fungsi Rumah Gadang yang penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.
ADVERTISEMENT
Menurut buku 70 Tradisi Unik Suku Bangsa di Indonesia, Fitri Haryani NasuXon (2019:45), Rumah Gadang yang pertama ada di Nagari Abai, terdiri dari 21 ruang dan merupakan rumah adat terpanjang di Sumatra Barat.
Fungsi Rumah Gadang dalam Kehidupan Masyarakat Minang
Secara umum, fungsi Rumah Gadang adalah untuk tempat tinggal keluarga, tempat pertemuan dan pagelaran seni budaya, serta menjaga keselamatan masyarakat dari cuaca ekstrem dan serbuan binatang buas.
Fungsi lainnya dijadikan tempat musyawarah hingga menggelar pesta adat. Selain itu, ada fungsi khusus yang berbeda-beda dari bangunan Rumah Gadang ini, di antaranya sebagai berikut.
1. Anjuang
Rumah Gadang di bagian sayap kanan dan kiri biasanya terdapat anjuang atau ruang anjung. Anjuang berfungsi sebagai tempat bersandingnya pasangan pengantin atau tempat penobatan kepala adat suku Minang.
ADVERTISEMENT
2. Rangkiang
Rumah Gadang selalu mempunyai satu bangunan terpisah di bagian depannya yang disebut rangkiang. Fungsi rangkiang adalah sebagai tempat penyimpanan padi. Ini juga menandakan bahwa di rumah tersebut ada kehidupan.
3. Surau
Surau merupakan rumah ibadah yang biasanya digunakan untuk sholat. Keberadaan surau ini tidak terlalu jauh dari Rumah Gadang. Selain dimanfaatkan sebagai sarana ibadah karena mayoritas penduduknya Muslim, surau juga kerap dijadikan tempat belajar.
Jenis-Jenis Rumah Gadang
Selain memiliki fungsi khusus, Rumah Gadang juga terbagi atas beberapa jenis, yaitu
1. Gadang Gonjong Ampek Baanjuang
Rumah adat suku Minang ini banyak ditemukan di daerah Luhak Nan Tigo. Gonjong atap rumah ini memiliki empat atau ampek lapis dan terdapat tujuh ruangan di dalamnya dilengkapi dengan dua anjuang di sisi kanan kiri.
ADVERTISEMENT
2. Gadang Gojong Limo
Di Kota Payakumbuh, terdapat banyak rumah adat Gandang Gojong Limo. Jenis rumah ini tidak memiliki anjuang, tetapi ada gonjong tambahan di sisi kanan dan kiri bangunan.
3. Gadang Gajah Maharam
Gajah maharam dalam bahasa setempat berarti gajah tidur. Sesuai namanya, Rumah Gadang Gajah Maharam berukuran besar dan termasuk rumah adat mewah karena atapnya terbuat dari seng dan bukan ijung.
Tiang penopangnya pun memakai kayu pilihan yang kokoh dari guncangan.
4. Gadang Batingkek
Bangunan Gadang Batingkek hampir mirip dengan Gajah Maharam. Perbedaannya ada pada lapisan gonjong yang bertingkat-tingkat.
5. Gadang Gonjong Sibak Baju
Inspirasi rumah adat satu ini menyerupai baju yang disibak, sehingga gonjongnya hanya dua tingkat dan memiliki tanduk pada setiap ujungnya.
6. Gadang Gonjong Anam
Gonjong Anam termasuk rumah adat Gadang paling modern. Ruangan di dalamnya banyak dimodifikasi dan mempunyai lebih banyak ornamen khas Minang.
ADVERTISEMENT
7. Gadang Surambi Papek
Rumah Gadang Surambi Papek memiliki akses pintu berbeda. Ketika memasuki ke rumah lewat pintu utama, maka keluarnya harus lewat pintu lain yang terdapat di belakang.
Atap melengkung seperti tanduk kerbau pada Rumah Gadang yang disebut gonjong itu tak sekadar sebagai kelengkapan atau elemen fisik bangunan. Menurut filosofi masyarakat Minangkabau, gonjong Rumah Gadang mengisyaratkan nilai-nilai ketuhanan.
Jadi, selain memiliki fungsi Rumah Gadang juga terdapat makna filosofi sebagai akar dalam menjalankan kehidupan. (VAN)