Konten dari Pengguna

3 Fungsi Tang Krusibel Lengkap dengan Cara Menggunakannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi tang krusibel. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi tang krusibel. Sumber: www.unsplash.com

Salah satu peralatan laboratorium yang tampak sederhana namun punya peran yang cukup penting di laboratorium adalah tang krusibel. Sama seperti peralatan lainnya, ada fungsi tang krusibel dalam kegiatan laboratorium.

Menurut buku Metode Analisis Mutu Pakan, Hartutik (2012:26), tang krusibel adalah salah satu alat pendukung laboratorium yang berbentuk layaknya tang atau penjepit.

Fungsi Tang Krusibel yang Perlu Diketahui

Ilustrasi fungsi tang krusibel. Sumber: www.unsplash.com

Tang krusibel terbuat dari logam seperti baja atau besi sebagai bahan dasarnya. Tang ini cukup kokoh dan stabil untuk mengangkat cawan berbahan porselen. Seperti namanya, ciri-ciri alat ini hampir serupa tang yang lainnya dengan dua bilah penjepit.

Perbedaannya, tang krusibel punya rahang atau bagian penjepit seperti busur yang bergerigi. Lantas, apa fungsi tang krusibel yang perlu diketahui?

1. Untuk Mengangkat Cawan Porselen Panas

Biasanya cawan proselen tersebut berisi larutan kimia. Untuk itulah digunakan tang krusibel, untuk mengangkat wadah yang keadaannya bisa berubah panas karena reaksi dari praktikum kimia yang sedang atau telah berlangsung.

2. Penjepit atau Pemegang Gelas Arloji dan Botol Timbang

Tang krusibel berfungsi melakukan penimbangan menggunakan alat-alat tersebut atau memindahkan keduanya dari dalam oven ke desikator maupun sebaliknya.

3. Penjepit Labu Ukur atau Erlenmeyer

Tang krusibel sangat bermanfaat ketika mengangkat wadah-wadah tersebut yang berisi larutan kimia yang berbahaya.

Pemanfaatan suatu alat seperti tang krusibel tidak dapat dipungkiri memudahkan seseorang bisa tetap aman dari sensasi panas. Kulit dapat terhindar dari kontak langsung dengan bahan pengujian.

Tang krusibel memiliki ukuran yang cukup ringkas mulai dari 200 mm-25 cm dan mudah disimpan dalam lemari atau rak laboratorium.

Baca juga: 2 Fungsi Spatula Laboratorium beserta Pengertian dan Jenisnya

Cara Menggunakan Tang Krusibel

Ilustrasi fungsi tang krusibel. Sumber: www.unsplash.com

Berikut langkah yang tepat dalam pemakaian tang krusibel agar keamanan terjaga.

  1. Pegang tang krusibel seperti sedang memegang bagian pegangan tangan pada gunting atau tang pada umumnya.

  2. Arahkan sisi yang akan bertugas untuk menjepit atau membawa benda ke arah benda tersebut. Umumnya tergantung wadah yang sedang digunakan, termasuk bila itu cawan uap.

  3. Jepit bagian tepian atas cawan dan tekan dengan benar. Jangan sampai bendanya lepas dari jepitan.

  4. Selanjutnya tang krusibel dapat dipegang, diangkat, dibawa, maupun dipindahkan ke tempat lain.

Jadi, selain menggunakan sarung tangan, para peneliti dapat juga menggunakan tang ini untuk menjaga jarak aman tangan dengan cawan kimia panas.

Walau fisik tang krusibel terlihat tidak spektakuler, tetapi ketika praktikum berlangsung, fungsi tang krusibel sangat penting untuk keamanan seseorang. Selalu ingat, keamanan dan keselamatan dalam bekerja adalah yang utama.(VAN)