Konten dari Pengguna

3 Hakikat Fisika sebagai Bagian dari Sains dan Penerapannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya. Sumber: pexels.com/Pixabay

Fisika merupakan salah satu cabang dari ilmu sains yang bersifat fundamental dan penting untuk teknologi. Hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya sangat penting untuk mempelajari peristiwa yang ada di alam.

Dikutip dari buku Jurnal Pendidikan Konvergensi, Agung Suharno (2018:181), fisika adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala alam dari segi energinya serta materinya. Fisika dalam sains bukan sekadar ilmu pengetahuan, tetapi lebih dari itu.

3 Hakikat Fisika sebagai Bagian dari Sains serta Penerapannya

Gambar dari hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya. Sumber: pexels.com/Ron Lach

Berikut ini adalah penjelasan tentang hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya yang menarik untuk diketahui.

1. Hakikat Fisika sebagai Bagian dari Sains

Collette dan Chiappetta (1994) mengatakan bahwa hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya ialah berupa a way of thinking, a way of investigating, a body of knowledge. Berikut di bawah ini penjelasannya.

a. A Way of Thinking (Afektif)

Fisika merupakan cabang ilmu IPA atau sains mempunyai sifat ilmiah berupa jujur, tanggungjawab, rasa ingin tahu, terbuka, dan lain-lain. Dari sifat serta karakternya yang demikian, membuat fisika menjadi ilmu yang sangat pantas dikaji dan diteliti.

b. A Way of Investigating (Proses)

Fisika juga adalah ilmu yang mengajarkan proses berupa tahapan-tahapan yang perlu diambil pada suatu penelitian ilmiah. Proses langkah-langkah dalam fisika tersebut ialah observasi, pengukuran, inferensi, manipulasi variabel dalam melakukan eksperimen.

c. A Body of Knowledge (Kumpulan Ilmu Pengetahuan)

Fisika dipelajari dan dikaji dengan cara melihat interaksi alam dan manusia secara ilmiah. Hasil dari kajian tersebut akan dikumpulan menjadi produk ilmu pengetahuan yang berguna.

Kumpulan ilmu pengetahuan tersebut ialah berupa hukum, teori, konsep, fakta, model ilmiah, serta prinsip. Pada akhirnya, semua hal yang berhasil ditemukan dari ilmu fisika tersebut dapat diterapkan untuk memudahkan kehidupan manusia.

2. Penerapan Fisika

Selain itu, fisika dapat dipakai untuk tiap aspek dalam kehidupan manusia. Itulah mengapa, penerapan fisika telah banyak digunakan serta berhasil dimanfaatkan. Berikut beberapa di antaranya.

a. Penerapan Fisika di Bidang Energi

Dalam ilmu fisika, terdapat satu istilah bernama hukum kekelan energi. Hukum tersebut memiliki fungsi penting untuk mengkonfersikan bentuk energi menjadi energi lain.

b. Penerapan Fisika di Bidang Elektronika

Fisika juga mencangkup elektronika, seperti sinyal, pengelolaan sinyal, rekayasa komponen listrik, dan sebagainya. Semua ilmu tersebut akhirnya dapat berkontribusi untuk menghasilkan bermacam alat elektronik yang berguna.

c. Penerapan Fisika di Bidang Kedokteran

Ilmu fisika sangat berperan dalam proses diagnosa penyakit. Ilmu ini mampu menemukan pergerakan energi pada foton serta menghasilkan radiasi berupa sinar X. Sinar X dapat memungkinkan para dokter melihat kanker, tumor, kerusakan tulang, dan sebagainya.

Dengan penemuan tersebut, kini kedokteran menjadi lebih maju. Alat yang dihasilkan pada bidang kedokteran ini adalah CT Scan, MRI, alat kemoterapi, dan lain-lain.

Baca Juga: 6 Cabang-cabang Ilmu Biologi beserta Penjelasannya

Demikianlah tadi penjelasan mengenai hakikat fisika sebagai bagian dari sains dan penerapannya. Dapat disimpulkan bahwa fisika merupakan ilmu pengetahuan yang penting dan berguna bagi kehidupan. (SLM)