3 Hikmah Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijah

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah dua ibadah puasa sunah yang dikerjakan menjelang Iduladha. Hikmah puasa Tarwiyah dan Arafah perlu diketahui umat muslim agar dapat menjalani puasa dengan ikhlas dan ketakwaan.
Pada tahun 2025, puasa Tarwiyah jatuh pada 4 Juni 2025, sedangkan puasa Arafah jatuh pada 5 Juni 2025. Sebelum menjalankan kedua puasa sunah ini, umat muslim perlu mengetahui hikmah dan fadhillahnya.
3 Hikmah Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Dikerjakan Umat Muslim Menjelang Idul Adha
Menurut buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian oleh Dr. Muh Hambali, M.Ag. (2017: 287), sebelum memasuki Idul Adha (10 Dzulhijah), umat muslim disunahkan untuk melaksanakan puasa pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijah.
Puasa tanggal 8 Zulhijah disebut sebagai puasa Tarwiyah, sedangkan puasa tanggal 9 Zulhijah disebut puasa Arafah. Berdasarkan kalender Hijriah 1446 H, Iduladha tahun 2025 akan jatuh pada 6 Juni 2025, dengan demikian puasa Tarwiyah dan Arafah dikerjakan pada 4 dan 5 Juni 2025.
Terdapat keutamaan dan hikmah yang diperoleh dari puasa Tarwiyah dan Arafah. Berikut ini hikmah puasa Tarwiyah dan Arafah yang perlu diketahui umat muslim:
1. Diampuni Dosanya
Berpuasa Tarwiyah memiliki hikmah diampuni dosa-dosanya setahun, berpuasa Arafah maka akan diampuni dosanya setahun setahun yang lalu dan yang akan datang.
Rasulullah saw. bersabda, "Aku berharap kepada Allah agar puasa hari Arafah dapat menghapuskan (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya." (HR. Muslim).
2. Terbebas dari Api Neraka
Hikmah kedua adalah terbebas dari api neraka. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw., "Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka lebih banyak daripada hari Arafah." (HR. Muslim).
3. Doa yang Paling Baik
Rasulullah saw. bersabda, "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para nabi sebelumku adalah ucapan 'Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli sya-in qadiir' (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah, kecuali Allah semata; tidak ada sekutu bagi-Nya. Miliki-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu)." (HR. Tirmidzi).
Itulah tiga hikmah puasa Tarwiyah dan Arafah. Semoga dapat dipahami oleh umat muslim yang berencana melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah di bulan Zulhijah ini. (IND)
Baca juga: Kapan Mulai Puasa Idul Adha 2025? Ini Informasinya
