Konten dari Pengguna

3 Jenis-Jenis Cerita Fiksi dalam Sastra dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis cerita fiksi. Sumber: unsplash.com/ Shiromani Kant
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis cerita fiksi. Sumber: unsplash.com/ Shiromani Kant

Jenis-jenis cerita fiksi ternyata dibedakan menjadi 3, di mana ketiganya hampir sama sehingga perlu ketelitian untuk bisa membedakannya. Fiksi sendiri merupakan salah satu bentuk dari prosa lama.

Dalam sastra, prosa lama ada banyak kategorinya, seperti drama, puisi, sajak dan cerita. Pembahasan akan difokuskan ke jenis cerita fiksi yang terdiri atas cerpen, novelet dan novel.

Jenis-Jenis Cerita Fiksi dan Contohnya

Ilustrasi jenis-jenis cerita fiksi. Sumber: unsplash.com/Tabitha Turner

Dikutip dari buku Pengkajian Prosa Fiksi (edisi revisi) Oleh Andri Wicaksono (2017:18), Prosa Fiksi adalah cerita rekaan yang berdasarkan dari fakta dan realitas. Jenis-jenis cerita fiksi antara lain:

1.Cerita pendek (cerpen)

Prosa yang relatif pendek. Rata-rata cerpen tidak lebih dari 20 halaman. Contohnya cerpen Abu Nawas yang terkenal sarat makna dan banyak mengandung hikmah untuk anak-anak.

2. Novelet

Bentuk prosa yang panjangnya antara cerpen dan novel. Novelet disebut juga novel kecil yang didasarkan pada arti katanya, yaitu 'novel' dan 'ette' dimana 'ette' sendiri bermakna kecil.

Novelet memiliki jumlah kata dan halaman yang lebih sedikit daripada novel. Namun lebih panjang dari cerpen.  Cerpen biasanya punya halaman tidak lebih dari 20 halaman sedangkan novelet lebih dari 20 halaman.

Contoh novelet seperti Bintangku karya Zenny Arieffka yang terbit tahun 2017 serta novelet terkenal di Indonesia karya Mira W yang berjudul Sematkan Rinduku Di Dadamu. Karya tersebut merupakan kumpulan novelet yang berhasil di tebitkan pada Juli 2017. Buku tersebut berjumlah 272 halaman.

3. Novel/Roman

Cerita dalam bentuk prosa fiksi dalam ukuran yang luas. Umumnya punya banyak halaman dan bukunya tebal hingga ratusan halaman. Contoh novel yang ada di Indonesia antara lain: Laut Bercerita karya Leila Salikha Chudori, Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan, HUJAN karyaTere Liye, Bumi Manusia karya Pramoedya Anata Toer.

Baca juga: Jenis-Jenis Iklan berdasarkan Isi dan Media yang Digunakan

Perbedaan Novel dan Novelet

Ilustrasi jenis-jenis cerita fiksi. Sumber: unsplash.com/Fallon Michael

Cerpen amat mudah dibedakan dengan kedua jenis cerita fiksi lainnya. Yang paling mirip biasanya novel dengan novelet. Jadi, untuk membedakan keduanya ada ciri khusus yang dimiliki oleh tiap jenis prosa fiksi itu yang perlu diperhatikan. Dikutip dari buku NOVEL DAN NOVELET Oleh WIDYA ARISKA, dkk. (2020 : 99), perbedaan novel dengan novelete, yaitu:

1. Novel

Panjang cerita lebih dari 40.000 100.000 - kata, bahkan ada yang 250.000 kata

Jumlah halaman rata- rata 150 300 halaman

Waktu baca per novel kira-kira lebih 2 jam

2. Novelet

Panjang cerita biasanya 17.500 40.000 kata

Jumlah halaman rata-rata 60 - halaman 150

Waktu baca per satu novelet kira-kira 1 - 1,5 jam.

Demikianlah jenis-jenis cerita fiksi dalam sastra yang sudah dilengkapi dengan contoh karyanya dan perbedaannya. (IMA)