Konten dari Pengguna

3 Jenis-jenis Industri Berdasarkan Klasifikasinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis industri.Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis industri.Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Pixabay

Industri merupakan kegiatan ekonomi yang berguna dalam upaya peningkatan kesejahteraan penduduk hingga mutu sumber daya manusianya. Terdapat jenis-jenis industri yang dibedakan berdasarkan klasifikasinya.

Dikutip dari Potensi dan Konstribusi UMKM Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Dalam Perspektif Islam oleh Daud, dkk (2022:9) industri merupakan kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, baku, barang setengah jadi, dan atau barang jadi menjadi barang jadi dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya.

Jenis-jenis Industri dalam Kegiatan Perekonomian

Jenis-jenis industri. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels

Kegiatan industri pada dasarnya akan menghasilkan produk yang bernilai tinggi. Sehingga, dapat dimanfaatkan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Jenis-jenis industri yang ada dalam perekonomian sendiri terbagi dalam beberapa bentuk. Apa saja?

1. Industri Berdasarkan Bahan Baku

Industri berdasarkan bahan baku umumnya dibagi menjadi tiga jenis, berikut penjelasannya:

  • Industri ekstraktif, merupakan industri yang menggunakan bahan baku langsung dari alam. Contohnya, perikanan, kehutanan, dan juga pertanian.

  • Industri non-ekstraktif, adalah jenis industri yang mengolah hasil industri lain. Contohnya, kain, kayu lapis, dan lan sebagainya.

  • Industri fasilitatif, adalah industri yang melakukan pelayanan jasa untuk keperluan orang lain. Contohnya, perbankan, perdagangan, hingga pariwisata.

2. Industri Berdasarkan Tenaga kerja

Berdasarkan jumlah tenaga kerjanya, industri dapat terbagi menjadi empat yaitu:

  • Industri rumah tangga adalah jenis industri yang memiliki tenaga kerja kurang dari 4 orang. Hal ini karena modal yang dimiliki cukup terbatas.

  • Industri kecil, merupakan industri yang memiliki tenaga kerja berjumlah 5-19 orang. Modal yang dimiliki pun masih kecil.

  • Industri sedang, adalah jenis industri yang memiliki tenaga kerja 20 sampai 99 orang. Industri ini memiliki modal yang cukup besar, sehingga mampu mengembangkan industri dengan baik.

  • Industri besar, merupakan jenis industri yang memiliki tenaga kerja lebih dari 100 orang. Selain modal yang besar, industri ini memiliki tenaga kerja dengan keterampilan khusus dan pimpinan perusahaan pun harus melewati ujia kemampuan.

3. Industri Berdasarkan Produk yang Dihasilkan

Jenis industri selanjutnya adalah berdasarkan barang atau jasa yang dihasilkan. Berikut jenis-jenisnya:

  • Industri primer, merupakan industri yang menghasilkan produk siap pakai. Contohnya konveksi, makanan, dan minuman.

  • Industri sekunder, adalah jenis industri yang hasil produknya harus diolah kembali agar dapat dipakai. Seperti cotoh industri baja, tekstil, dan juga ban.

  • Industri tersier, yaitu industri yang menyediakan layanan untuk mempermudah dan membanu masyarakat.

Baca Juga: 5 Jenis Industri Kreatif dengan Peluang Keuntungan Tinggi

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis industri yang terbagi menjadi beberapa macam berdasarkan klasifikasinya. Semoga bermanfaat! (NUM)