Konten dari Pengguna

3 Jenis-Jenis Pengungkit Lengkap dengan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis jenis pengungkit. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis jenis pengungkit. Sumber: www.unsplash.com

Pengungkit atau tuas adalah alat sederhana yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan manusia dalam melakukan pekerjaan. Ada beberapa jenis-jenis pengungkit yang umum digunakan dalam keseharian.

Menurut buku Kuark - Peluit Ceret: Komik Sains Kuark Tahun 1 Edisi 11 Level, Gelar Soetopo (2005:32), pengungkit terdiri dari batang pengungkit dan penumpu. Alat itu bisa dipakai untuk memudahkan seseorang mengangkat atau memindahkan barang.

Jenis-Jenis Pengungkit yang Mudah Ditemui

Ilustrasi jenis jenis pengungkit. Sumber: www.unsplash.com

Dalam fisika, pengungkit digunakan untuk menggambarkan bagaimana sebuah benda dapat diangkat atau digerakkan dengan bantuan kekuatan kecil.

Pengungkit digolongkan menjadi tiga jenis. Penggolongan ini didasarkan pada letak titik tumpu, titik beban, dan titik kuasanya.

Ada jenis-jenis pengungkit yang umum digunakan, yaitu pengungkit kelas satu, pengungkit kelas dua, dan pengungkit kelas tiga. Berikut ulasannya.

1. Pengungkit Jenis Pertama

Pada tuas jenis pertama, letak titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasanya. Contoh alat atau benda yang termasuk ke dalam tuas jenis pertama antara lain:

  1. Gunting kuku

  2. Gunting

  3. Pemotong rumput

  4. Tang

  5. Linggis

  6. Jungkat jungkit

2. Pengungkit Jenis Kedua

Pada tuas jenis kedua, letak titik bebannya yang berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. Contoh-contoh alat yang merupakan tuas jenis kedua di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Alat pembuka tutup botol

  2. Alat pemotong kertas

  3. Alat pemecah kemiri

  4. Gerobak beroda satu

3. Pengungkit Jenis Ketiga

Pada tuas jenis ketiga ini, titik kuasanya yang letaknya di tengah, di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh alat yang termasuk golongan tuas jenis ketiga ini antara lain:

  1. Sekop

  2. Stapler

  3. Penjepit roti

  4. Pinset

Baca juga: Pengertian Daur Biogeokimia, Jenis-Jenis, dan Fungsinya

Fungsi Pengungkit atau Tuas

Ilustrasi jenis jenis pengungkit. Sumber: www.unsplash.com

Tuas adalah salah satu jenis pesawat sederhana yang memiliki berbagai fungsi sebagai berikut.

  1. Dapat mempermudah usaha atau kerja manusia.

  2. Dapat memudahkan manusia dalam mengangkat atau menggerakkan beban berat.

  3. Alat pembesar gaya. Jadi, gaya yang dihasilkan lebih besar daripada gaya yang dikeluarkan.

Jika akan mengangkat benda menggunakan tuas, maka harus meletakkan benda di salah satu ujung tuas. Kemudian memasang batu atau benda apa saja sebagai penumpu dekat dengan benda.

Selanjutnya tangan memegang ujung batang pengungkit dan menekan batang pengungkit secara perlahan hingga benda dapat terangkat.

Dengan menggunakan tuas, semakin jauh jarak kuasa terhadap titik tumpu, maka semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat beban. Hal tersebut dirumuskan dengan: B x Lb = F z Lk

Keterangan:

  • B = Beban yang diangkat (satuan newton)

  • Lb = Jarak antara beban dengan titik tumpu

  • F = Kuasa (gaya yang akan mengangkat beban)

  • Lk = Jarak antara kuasa dengan titik tumpu

Jenis-jenis pengungkit ini biasanya sudah dikenalkan sejak pendidikan dasar, dan berkembang seiring tingginya tingkat pemahaman seseorang pada ilmu fisika. Semoga informasi ini bermanfaat! (VAN)