Konten dari Pengguna

3 Jenis Lebah Madu di Indonesia dan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis Lebah. Sumber: Unsplash/Dmitry Grigoriev
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis Lebah. Sumber: Unsplash/Dmitry Grigoriev

Lebah adalah serangga penghasil madu yang ternyata memiliki jenis yang beragam. Berbagai jenis lebah madu dapat ditemukan di beberapa wilayah Indonesia. Contohnya lebah madu yang termasuk jenis lebah koloni.

Sebagai serangga sosial yang hidup berkoloni, lebah madu masing-masing memiliki tugas penting bagi kelangsungan koloninya. Semua jenis lebah juga melakukan hal yang sama, sehingga setiap anggotanya tidak bisa dipisahkan dengan anggota lainnya.

Apa Saja Jenis Lebah Madu?

Ilustrasi Jenis Lebah. Sumber: Unsplash/Kai Wenzel

Lebah sosial memiliki klasifikasi berdasarkan familinya yaitu lebah biasa (Bombidae), lebah madu tanpa sengat (Meliponidae), dan lebah madu (Apidae).

Menurut buku Kiat Mengatasi Permasalahan Praktis Lebah Madu, B. Sarwono (2001:11), famili Apidae merupakan jenis lebah penghasil madu sejati. Yang paling penting sebagai penghasil madu dan lilin, yaitu lebah madu dari genus Apis.

Dalam sebuah sarang, terbagi atas tiga masyarakat lebah, yaitu seekor lebah ratu, ratusan lebah jantan, dan ribuan lebah pekerja. Berikut jenis lebah madu dari genus Apis beserta nama lainnya yang tersebar di Indonesia.

1. Tawon Gung (Apis dorsata)

Lebah madu ini memiliki nama berbeda-beda di setiap daerah. Sebutan daerah Jawa adalah tawon gung, sedangkan di daerah Palembang dikenal dengan madu sialang. Jika dalam bahasa Indonesia, biasa disebut lebah hutan.

Tentu saja lebah ini tinggal di hutan sebagai lebah madu liar. Kualitas madu dan lilin yang dihasilkan lebah jenis ini adalah yang terbaik. Penyebaran lebah ini hampir di seluruh kepulauan Nusantara.

Ciri-ciri Apis dorsata:

  • Sifatnya galak

  • Panjang lebah pekerja berkisar 1,9 cm

  • Bentuk sarang berbentuk satu kesatuan di alam, tidak berupa sisiran-sisiran

2. Lebah Lalat (Apis indica)

Dalam bahasa daerah, lebah madu ini sering disebut tawon laler, tawon unduhan, nyiruan, dan madu lobang. Lebah jenis ini dapat diternakan, dan termasuk lebah madu yang produktif yang banyak dipelihara di Jawa.

Ciri-ciri Apis indica:

  • Jarang menyengat jika tidak dalam keadaan terdesak

  • Lebah akan mati setelah menyengat

  • Lebah ratu memiliki panjang 1,5 cm

  • Mudah diternak

3. Lebah Madu Italia (Apis mellifera)

Lebah madu Italia atau Apis mellifera ini masuk ke Indonesia menjadi madu ternakan. Lalu, diternakkan orang dengan sarang berbingkai yang mudah diangkat dan dipindah.

Ciri-ciri Apis mellifera:

  • Hasil madunya tinggi

  • Panjang ratu 1,9cm

  • Pada abdomen atau rongga perutnya terdapat gelang berwarna kuning

  • Sifatnya tidak agresif dan menjaga sarang

  • Warna tubuhnya cokelat gelap hingga kuning hitam

Baca Juga: Kenali 4 Jenis-Jenis Tawon yang Memiliki Racun Berbahaya

Demikian penjelasan tentang 3 jenis lebah madu yang ada di Indonesia lengkap dengan ciri-cirinya. Hal ini dapat mengenalkan lebih dekat kepada masyarakat tentang lebah yang belum banyak diketahui. (DVA)