3 Jenis Suara yang Tidak Biasa Digunakan dalam Paduan Suara

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam grup paduan suara membutuhkan beberapa jenis suara agar tercipta sebuah harmoni yang indah. Sehingga, penting untuk mengetahui jenis suara yang tidak biasa digunakan dalam paduan suara.
Selain itu, paduan suara juga membutuhkan kekompakkan dan kerja sama tim yang baik. Karena, jika perbedaan jenis suara tersebut dapat disatukan, maka akan menjadi sesuatu yang indah. Anggota pada paduan suara biasanya campuran penyanyi perempuan dan laki-laki ataupun hanya perempuan atau laki-laki saja.
Mengetahui Jenis Suara yang Tidak Biasa Digunakan dalam Paduan Suara
Dikutip dari buku Pengembangan Model Wicdie dalam Pembelajaran Paduan Suara, Eben (2022:43), jenis suara yang tidak biasa digunakan dalam paduan suara yaitu, seperti baritone. Paduan suara merupakan kumpulan dari beberapa penyanyi yang dikelompokkan berdasarkan jenis suaranya.
Pengelompokkan tersebut didasarkan oleh kriteria suara berupa jangkauan suara dan warna suara atau timbre penyanyi. Agar tercipta suara dengan kualias baik, maka membutuhkan suara antar penyanyinya seimbang.
Selain itu, juga harus memerhatikan teknik vokalnya. Terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam bernyanyi, seperti cara bernapas, artikulasi, resonansi, dan vibrato. Kelompok dari paduan suara dapat dibedakan menjadi 4 di antaranya, yaitu.
Paduan suara kelompok campuran (penyanyi wanita dan pria).
Paduan suara wanita.
Paduan suara pria.
Paduan suara anak-anak.
Adapun beberapa jenis suara yang tidak biasa dipakai pada tim paduan paduan suara, sebagai berikut.
1. Baritone
Jenis suara yang pertama yaitu, baritone. Jenis suara tersebut terdapat pada orang pria dewasa yang tidak terlalu tinggi ataupun rendah yang dapat disebut dengan sedang. Di mana jangkauan nadanya yaitu, dari A sampai nada F1.
2. Countertenor
Countertenor merupakan jenis suara pada suara alto pria dewasa, yang lebih mengacu pada falsetto alto. Jenis suara tersebut mempunyai jangkauan nada yang lebih luas dibandingkan dengan tenor.
Seorang pria yang menyanyi dengan jenis suara countertenor akan terdengar mirip suara perempuan.
3. Mezzo-sopran
Jenis suara yang terakhir, yaitu mezzo-sopran. Jenis suara tersebut mempunyai ciri khas suara yang sedang. Sehingga suaranya tidak terlalu tinggi ataupun rendah.
Jangkauan nada dari jenis suara mezzo-sopran mulai dari nada A3 sampai A5. Selain itu, juga mencakup pada nada bawah A, nada F kedua, nada tengah C, nada C tengah, dan nada atas G.
Baca Juga: 4 Jenis Suara yang Umumnya Dimiliki oleh Pria
Penjelasan mengenai jenis suara yang tidak biasa digunakan dalam paduan suara, diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembaca yang ingin membentuk sebuah grup paduan suara. Tujuannya agar tercipta harmoni yang indah dan perpaduan suara yang tepat. (PAM)
