Konten dari Pengguna

3 Jenis Wawancara Secara Umum dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis wawancara - Sumber: https://pixabay.com/id/users/425147-425147/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis wawancara - Sumber: https://pixabay.com/id/users/425147-425147/

Secara umum, ada berbagai jenis wawancara yang disesuaikan dengan konsep dan fungsinya. Wawancara adalah proses komunikasi dengan tujuan mendapatkan informasi dan perspektif yang berbeda mengenai suatu topik atau subjek tertentu.

Jenis-jenis wawancara biasanya dilakukan dalam berbagai konteks. Mulai dari jurnalisme, penelitian, rekruitmen kerja, atau sebagai bagian dari proses evaluasi.

Jenis-Jenis Wawancara dan Fungsinya

Ilustrasi jenis wawancara - Sumber: https://pixabay.com/id/users/styles66-8817528/

Proses wawancara melibatkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara kepada responden. Pertanyaan dapat bersifat terbuka, memungkinkan responden memberikan jawaban yang lengkap dan rinci, atau bersifat tertutup yang membatasi jawaban.

Dari metode mengajukan pertanyaan ini, ada 3 jenis wawancara yang biasa digunakan, yaitu

1. Wawancara Terstruktur

Wawancara terstruktur adalah jenis wawancara yang menggunakan daftar pertanyaan yang telah disusun sebelumnya dan diikuti secara konsisten oleh pewawancara.

Pertanyaan dalam wawancara terstruktur telah dirancang sebelumnya berdasarkan topik atau variabel yang ingin diteliti. Wawancara terstruktur memastikan bahwa setiap responden menjawab pertanyaan yang sama dalam urutan yang sama.

Fungsi utama wawancara terstruktur adalah untuk mendapatkan data yang konsisten, objektif, dan dapat dibandingkan. Ini memungkinkan peneliti atau pewawancara untuk melakukan analisis perbandingan antara tanggapan dari berbagai responden.

2. Wawancara Tidak Terstruktur

Wawancara tidak terstruktur, juga dikenal sebagai wawancara terbuka atau bebas, adalah jenis wawancara yang tidak menggunakan daftar pertanyaan yang terstruktur sebelumnya.

Dalam jenis wawancara ini, pewawancara akan memberikan kebebasan kepada responden untuk menjawab secara bebas. Pewawancara lebih mengikuti alur percakapan yang alami dan membiarkan responden mengungkapkan pandangan dan pemikiran mereka secara lebih bebas.

Fungsi jenis wawancara tidak terstruktur adalah untuk mendapatkan pemahaman mendalam dan detail yang lebih besar mengenai pandangan, pengalaman, dan pemikiran responden.

3. Wawancara Semi Terstruktur

Wawancara semi terstruktur adalah jenis wawancara yang menggabungkan elemen-elemen dari wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.

Dalam wawancara semi terstruktur, pewawancara memiliki beberapa pertanyaan yang telah disiapkan, namun juga memberikan fleksibilitas kepada responden untuk menjelaskan lebih lanjut.

Fungsi wawancara semi terstruktur adalah untuk memungkinkan pewawancara mendapatkan informasi yang terstruktur sekaligus memperoleh wawasan yang lebih dalam dan detail dari responden.

Baca Juga: Pengertian, Jenis, dan Contoh Metode Penelitian yang Penting untuk Diketahui

Berdasarkan buku Metode-Metode Riset Kualitatif dalam Public Relations dan Marketing Communications, Christine Daymon, Immy Holloway, Bentang Pustaka, 2007, dengan memahami jenis wawancara, seseorang dapat memilih metode yang paling sesuai dengan tujuan dan kebutuhan komunikasi.

Pemahaman tentang jenis wawancara dapat membantu merencanakan dan merancang proses wawancara agar lebih efektif. Ini disebabkan karena setiap jenis wawancara memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengumpulan informasi. (DNR)