3 Penyebab Efek Rumah Kaca yang Wajib Diketahui

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 16:20 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi penyebab efek rumah kaca. Sumber foto: Pixabay/652234
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab efek rumah kaca. Sumber foto: Pixabay/652234
ADVERTISEMENT
Efek rumah kaca merupakan fenomena yang dapat mempercepat terjadinya global warming (pemanasan global). Penyebab efek rumah kaca salah satunya yaitu bahan bakar fosil, yang digunakan sebagai penggerak mesin kendaraan.
ADVERTISEMENT
Efek rumah kaca tersebut sebenarnya sangat diperlukan untuk menstabilkan temperatur rata-rata permukaan bumi. Namun, jika di atmosfer muatan gas pemicu efek rumah kaca berlebih, maka banyak dampak negatif yang terjadi.

Penyebab Efek Rumah Kaca

Ilustrasi penyebab efek rumah kaca. Sumber foto: Pixabay/652234
Efek rumah kaca dapat menimbulkan berbagai dampak bagi kondisi lingkungan dan iklim, baik yang bersifat positif maupun negatif. Dalam hal ini, terjadinya efek rumah kaca dapat diakibatkan oleh beberapa faktor.
Agar lebih memahami mengenai faktor-faktor tersebut. Di bawah ini merupakan penyebab efek rumah kaca yang penting untuk dipelajari.

1. Bahan Bakar Fosil

Bahan bakar penggerak mesin kendaraan, seperti solar dan bensin dihasilkan dari bahan fosil. Dengan ini, hasil dari pembakaran bahan bakar tersebut dapat menghasilkan gas.
Adapun gas hasil pembakaran tersebut sepertiganya berupa CO2 (karbondioksida). Adanya peningkatan kadar CO2 di udara tersebut mampu menimbulkan polusi dan efek rumah kaca.
ADVERTISEMENT

2. Gas-Gas Efek Rumah Kaca

Mengutip buku Super Complete SMP/MTs 7,8,9, Elis Khoerunnisa, S.Pd, dkk, (2020:225), efek rumah kaca merupakan proses pemanasan alami, yang terjadi akibat gas-gas tertentu di atmosfer memerangkap panas. Beberapa gas tersebut antara lain CO2 (karbondioksida), NH3 (amonia), CFC (klorofluorokarbon), dan O3 (ozon).
Karbondioksida dan CFC tersebut termasuk gas yang dapat berpengaruh signifikan bagi perubahan iklim di bumi. Sumber karbondioksida salah satunya yaitu akibat respirasi makhluk hidup. Sedangkan gas CFC bersumber dari penggunaan AC, aerosol, dan lemari es.

3. Ilegal Logging

Penebangan hutan secara liar dapat disebut dengan ilegal logging. Kegiatan ini termasuk kegiatan yang merusak. Hal tersebut dapat dilakukan untuk beragam kepentingan pribadi manusia. Misalnya guna perluasan lahan pertanian, wilayah industri, maupun produk proyek-proyek lainnya.
ADVERTISEMENT
Tindakan ini tentunya dapat berkontribusi besar terhadap adanya dampak negatif efek rumah kaca. Lantaran berkurangnya kawasan hutan yang dapat menyerap CO2 di udara.
Penyebab efek rumah kaca merupakan tantangan global yang perlu diatasi. Sehingga dengan mengenali penyebab-penyebabnya, pembaca diharapkan dapat meminimalisir tindakan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif efek rumah kaca. (Riyana)