3 Perilaku Mendukung Wawasan Nusantara yang Bisa Diterapkan dalam Kehidupan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perilaku mendukung wawasan Nusantara perlu diimplementasikan oleh setiap warga negara. Sebab, wawasan Nusantara dapat menjadi arahan bagi individu maupun kelompok dalam menjaga identitas nasional dan keutuhan bangsa Indonesia.
Pada prinsipnya, pengembangan sikap berwawasan Nusantara harus didasari oleh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada pembukaan Konferensi Nasional V di tahun 1963.
Perilaku Mendukung Wawasan Nusantara yang Bisa Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Berdasarkan buku Explore Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jilid 1 untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X, Drs. Tijan, M.Si, dkk, (hal. 214), wawasan Nusantara merupakan cara pandang yang utuh dan menyeluruh dalam lingkup Nusantara untuk kepentingan nasional. Penerapan wawasan Nusantara tersebut dapat terwujud melalui pola pikir dan sikap yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa.
Perwujudan tersebut harus didukung oleh semua lapisan masyarakat. Adapun beberapa bentuk perilaku yang mendukung wawasan Nusantara adalah sebagai berikut.
1. Menghargai Keberagaman dan HAM
Sikap yang ditekankan dalam wawasan Nusantara adalah saling menghargai keberagaman dan menghormati hak asasi manusia (HAM). Terlebih sebagai bangsa yang majemuk, setiap warga negara dituntut agar mampu bertoleransi terhadap sesama. Sebab, perbedaan bukanlah hambatan dalam berinteraksi sosial.
Salah satu contohnya yaitu dengan tidak memaksakan suatu agama atau keyakinan kepada orang lain. Pasalnya, masing-masing individu memilki kebebasan yang sama untuk menentukan pilihannya. Karena itu, setiap masyarakat juga harus memberikan keleluasaan kepada orang lain untuk beribadah sesuai ajaran agama yang dianutnya.
2. Aktif dalam Kegiatan Masyarakat
Warga negara perlu mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan individu atau golongan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara aktif dalam berbagai kegiatan yang ada di masyarakat. Misalnya dengan berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti dan siskamling.
3. Masyarakat untuk Mufakat
Musyawarah termasuk bentuk sikap berwawasan Nusantara. Melalui pengambilan keputusan secara musyawarah, maka akan meminimalisir perseteruan terhadap berbagai pihak. Lantaran hasil yang diperoleh telah disepakati oleh seluruh pihak yang terlibat.
Itu dia tiga perilaku mendukung wawasan Nusantara. Penerapan beberapa sikap tersebut mampu menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan karakter bangsa yang unggul. (Riyana)
Baca Juga: 4 Contoh Dukungan Masyarakat dalam Penegakan HAM
