Konten dari Pengguna

3 Persamaan Siklus Hidup Setiap Hewan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi persamaan siklus hidup setiap hewan. Sumber: pexels.com/Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi persamaan siklus hidup setiap hewan. Sumber: pexels.com/Pixabay.

Persamaan siklus hidup setiap hewan dapat disimpulkan dari generalisasi perjalanan hidup hewan. Hewan merupakan makhluk hidup dengan siklus hidup yang sangat beragam.

Tak seperti manusia yang hanya memiliki satu macam siklus hidup, hewan yang terdiri dari berbagai spesies mengalami siklus hidup yang berbeda-beda. Namun dari perbedaan-perbedaan tersebut terdapat 3 persamaan utama.

Ketahui Persamaan Siklus Hidup Setiap Hewan

Ilustrasi persamaan siklus hidup setiap hewan. Sumber: pexels.com/Pixabay.

Dikutip dari Pocket Book IPA untuk SD/MI Kelas 4, 5 dan 6, Baidha Azra (2024:51), siklus hidup atau daur hidup pada hewan adalah tahap pertumbuhan dan perkembangan, yang dimulai saat keluar dari perut induk hingga dewasa dan dapat menghasilkan keturunan juga.

Siklus hidup hewan bermacam-macam karena ada yang bertelur dan beranak, ada yang bermetamorfosis sempurna dan ada yang tidak sempurna, ada pula yang mengalami reproduksi secara seksual dan aseksual.

Namun di antara perbedaan-perbedaan tersebut, ada 3 persamaan siklus hidup setiap hewan, yaitu lahir, tumbuh kembang dan melakukan reproduksi. Berikut penjelasannya.

1. Lahir

Hewan lahir dari proses bertelur (ovipar), beranak (vivipar), serta beranak dan bertelur (ovovivipar).

Hewan yang lahir dari telur, antara lain unggas (ayam, burung, angsa), ikan dan amfibi (katak), serta serangga. Hewan yang lahir dengan proses beranak, antara lain mamalia (sapi, kerbau, kambing), hewan pengerat (tikus, tupai), dan lumba-lumba.

Hewan yang lahir dengan cara ovovivipar, antara lain hiu, reptil, bunglon, lalat, iguana dan kalajengking.

2. Tumbuh Kembang

Proses pertumbuhan dan perkembangan hewan lebih beragam lagi dibandingkan dengan proses lahirnya.

Proses pertumbuhan terjadi pada seluruh bagian tubuh hewan dan bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke kondisi fisik semula). Pada tahap ini hewan mengalami perubahan tinggi atau panjang, berat dan bentuk.

Proses perkembangan hewan bersifat reversible (dapat berulang). Pada fase ini hewan mengalami perubahan perilaku, misalnya mengenal pembagian tugas dalam kelompok, tahu cara berburu, hingga dapat mempertahankan diri.

3. Reproduksi

Reproduksi adalah bertemunya sel telur dari hewan betina oleh sel sperma hewan jantan. Ada 2 cara yang dilakukan, yaitu secara seksual melalui proses fertilisasi (pembuahan) dan aseksual yang terjadi pada induk tunggal.

Reproduksi secara seksual terjadi pada hampir seluruh hewan dengan masa mengandung yang berbeda-beda. Contohnya gajah mengandung selama 2 tahun, sedangkan ayam mengerami telur selama 21 hari.

Sementara reproduksi aseksual umumnya terjadi pada hewan tingkat rendah dan hewan tertentu, seperti reptil dan hiu.

Persamaan siklus hidup setiap hewan dapat dijadikan patokan belajar biologi. Setelah memahami gambaran umumnya, siswa dapat meneruskan belajar tentang siklus hidup masing-masing spesies. (lus)

Baca juga: Pengertian Siklus Hidup, Jenis dan Contohnya