Konten dari Pengguna

3 Pilar Utama Kerangka Pembelajaran Mendalam di Dunia Pendidikan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kerangka pembelajaran mendalam. Sumber: unsplash.com/April Walker
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kerangka pembelajaran mendalam. Sumber: unsplash.com/April Walker

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mengenalkan pilar utama dalam kerangka pembelajaran mendalam yang harus dipahami guru. Pembelajaran mendalam sangat penting diterapkan karena sekarang, pembelajaran bukan sekadar mengetahui informasi saja.

Nama lain pembelajaran mendalam adalah deep learning yang berfokus pada pemahaman akan makna, bukan sekadar menghafal materi. Ketika mendapatkan informasi, siswa diminta untuk mengolah dan mencerna informasi tersebut sebaik mungkin.

Pilar Utama Kerangka Pembelajaran Mendalam

Ilustrasi kerangka pembelajaran mendalam. Sumber: unsplash.com/CDC

Mengutip dari buku Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk Mata Pelajaran IPA SD, Dr. Rusdiyana, M.Pd., (2025:4), kerangka pembelajaran mendalam adalah rancangan yang digunakan untuk mengevaluasi dan menyampaikan pembelajaran di kelas.

Kerangka pembelajaran akan memudahkan tenaga pendidik dalam membuat materi berkualitas yang sesuai standar pendidikan di Indonesia.

Informasi yang terdapat di kerangka berupa lingkungan pembelajaran, pemanfaatan digital, praktik pedagogis, dan kemitraan pembelajaran. Selain itu, guru juga harus memahami 3 pilar utama kerangka deep learning yang terdiri dari 3 tahapan yaitu.

1. Merefleksi

Refleksi berarti mengevaluasi hasil belajar siswa untuk menemukan kekurangan dan kekuatan setiap peserta didik. Hasil evaluasi akan digunakan guru untuk menentukan metode pembelajaran berikutnya.

Bagi siswa, manfaat refleksi adalah memahami nilai-nilai moral seperti beriman kepada Tuhan. Nilai moral seperti ini dijadikan sebagai pedoman setiap perilaku sehari-hari.

2. Mengaplikasikan

Kerangka pembelajaran kedua adalah mengaplikasikan materi yang sudah didapat di kelas di kehidupan sehari-hari agar membawa manfaat bagi sekitar.

Contohnya, guru mengajarkan cara berpikir kritis kepada siswa lalu peserta didik menerapkannya untuk membantu memecahkan masalah di lingkungan sekitar.

3. Memahami

Terakhir adalah memahami materi di kelas agar siswa bisa mengaplikasikannya dengan mudah. Tanpa pemahaman materi, siswa akan kesulitan mengerti konsep yang diajarkan.

Agar membantu pemahaman siswa, guru bisa memanfaatkan teknologi canggih sebagai media pembelajaran. Penggunaan teknologi modern di bidang pendidikan juga sesuai dengan zaman yang sudah maju ini.

Ketiga pilar utama kerangka pembelajaran mendalam penting diketahui guru agar bisa menentukan strategi pembelajaran seperti apa yang tepat bagi siswa. Pembelajaran mendalam bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. (GTA)

Baca Juga: Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam: Pengertian dan Macamnya