3 Pokok Pikiran Ki Hajar Dewantara yang Berkaitan dengan Tujuan Pendidikan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ki Hajar Dewantara termasuk salah satu aktivisme pendidikan yang mampu membawa perubahan melalui pemikirannya. Ada 3 pokok pikiran Ki Hajar Dewantara yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dan hingga kini masih menjadi pedoman bagi tenaga pendidik.
Gagasan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara juga menjadi penentu awal pendidikan di Indonesia. Prinsip pendidikannya bersifat inklusif dan egaliter. Bahwa pendidikan terbuka bagi siapa saja tanpa memandang suku, ras, jenis kelamin dan agama.
Memahami 3 Pokok Pikiran Ki Hajar Dewantara yang Berkaitan dengan Tujuan Pendidikan
Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai tokoh pelopor pendidikan di Indonesia. Beliau memiliki peranan dalam mengembangkan pendidikan sesuai landasan pada nilai-nilai kearifan lokal.
Dalam bidang pendidikan, perjuangan Ki Hajar Dewantara diwujudkan dengan membangun sebuah perguruan Taman Siswa. Perguruan ini didirikan dengan tujuan untuk mendidik para pemuda berjiwa kebangsaan yang kuat, mencintai tanah air, bangsa dan kebudayaan Indonesia.
Selain itu, ada gagasan mengenai pendidikan yang juga dijadikan sebagai semboyan dan sistem pusat pendidikan. Kedua hal ini berhubungan erat dengan tujuan dan cita-cita dari Ki Hajar Dewantara.
Pemikiran yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara sendiri sangatlah cemerlang. Pemikiran-pemikirannya masih tetap digunakan hingga saat ini dan masa yang akan datang.
Guru dituntut sejalan dengan filosofi yang telah dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara. Tenaga pendidik harus mampu menuntun murid selaras dengan perkembangan zaman. Proses itu bisa dilakukan berdasarkan 3 pokok pikiran Ki Hajar Dewantara yang berkaitan dengan tujuan pendidikan.
Dikutip dari buku The Beauty of Learning oleh A. Yudha Anggara, M.Pd, dkk (2023:22), 3 dasar pokok pemikiran Ki Hajar Dewantara, yaitu Ing Ngarso Sung Tulodho (di depan memberikan teladan), Ing Madya Mangunkarso (di tengah membangun semangat), Tut Wuri Handayani (di belakang memberikan dorongan).
Berikut ini adalah penjelasan 3 pokok pikiran dari Ki Hajar Dewantara.
1. Ing Ngarso Sung Tulodho
Pemikiran pertama dari Ki Hajar Dewantara ini memiliki arti bahwasanya seorang pendidik harus selalu di depan untuk memberikan suri tauladan yang baik dalam perbuatan maupun perkataan.
2. Ing Madya Mangunkarso
Kalimat Ing Madya Mangunkarso artinya ketika berada di tengah-tengah peserta didik, guru dapat memotivasi, memberikan semangat dan dukungan agar peserta secara produktif untuk menciptakan sebuah karya.
3. Tut Wuri Handayani
Gagasan terakhir ini berarti guru diharapkan mampu untuk mendukung murid-muridnya agar dapat berkarya di jalan yang benar.
Berdasarkan pokok pikiran yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara, para pendidik dalam proses menuntun harus memiliki nilai dan peran yang dapat menuntun siswa agar tidak kehilangan arah.
Maka dari itu, nilai dan peran guru hendaknya diterapkan dalam kehidupan secara konsisten, terukur, konkret dan sistematis demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Memahami 3 pokok pikiran Ki Hajar Dewantara yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dapat diterapkan oleh guru dalam menuntun siswa untuk mendapatkan pendidikan setara dan memiliki arah yang jelas. (NTA)
Baca juga: Apa Nama Sekolah yang Didirikan Oleh Ki Hajar Dewantara? Ini Dia Jawabannya
