3 Puisi Berantai 4 Orang Bikin Ngakak dan Menghibur

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiga puisi berantai 4 orang bikin ngakak dapat menjadi sumber bacaan yang menarik. Teks tersebut memuat rangkaian kalimat jenaka sehingga mampu menghibur setiap pembaca.
Puisi berantai termasuk salah satu jenis karya sastra. Puisi memuat ungkapan pikiran dan perasaan yang bersifat imajinatif. Selain itu, bahasa yang digunakan pada teks ini umumnya bersifat konotatif.
3 Puisi Berantai 4 Orang Bikin Ngakak yang Menarik
Mengutip buku Seni Mengenal Puisi, Agnes Pitaloka, dkk, (hal. 57), puisi adalah aktualisasi ekspresi dan jiwa penyair yang diungkapkan melalui bahasa tulis. Berdasarkan jenisnya, puisi dapat dibedakan menjadi beberapa. Salah satunya, yaitu berupa puisi berantai.
Puisi berantai termasuk bentuk puisi bersambung. Penyampaian teks tersebut dapat dilakukan oleh empat orang maupun lebih. Biasanya puisi berantai mampu menghadirkan kesan lucu.
Dengan begitu, pembaca dapat tertawa setelah menyimaknya. Untuk lebih mengenali strukturnya, di bawah ini merupakan dua puisi berantai 4 orang bikin ngakak sebagai inspirasi penulisan.
Contoh 1
Pujangga: Aku pujangga memahat kata dari lamunan. Setiap kalimat ku rangkai demi...
Tukang Sate: Tukang sate, itu panggilanku. Saban hari membakar ratusan tusuk daging. Mencari nafkah dengan berkeliling menjajakan...
Pemain Bola: Lapangan bola yang luas. Di sana gawang lawan akan ditembus. Dengan kaki-kaki yang tak henti berlari dan mengejar...
Pemuda: Cinta, suatu perasaan yang terus menggema. Hidup terasa hampa tanpanya. Sungguh cinta membuat hariku merekah bahagia.
Contoh 2
Pengamen: Senandung laguku terdengar merdu. Suara sayu berbisik di antara keramaian jalan kota. Ku dendangkan lagu untuk menemani...
Pedagang: Si pedagang yang menanti datangnya pembawa rezeki. Aku berdoa agar nasib untung dan menjelma pundi. Tiada harap lain yang kutunggu selain...
Ustaz: Merenungi dosa-dosa atas perbuatan keliru. Sebab kita hanya manusia biasa yang mendamba ampunan sang pemilik semesta. Setiap hamba tiada luput dari...
Penyair: Cinta sang kekasih. Membuatku terlena dengan kasih tanpa batas kisah. Dalamnya lautan aku selami. Tingginya puncak gunung akan ku daki. Hanya untuk mencari jalan menujumu.
Contoh 3
Pujangga: Pesona cantikmu luluhkan jiwaku. Menembus hati yang telah lama hampa dan beku. Kehadiranmu membuat diri semakin percaya bahwa...
Pemain bola: Langkah kaki ini akan membawa kemenangan. Anugerah untuk tanah air tercinta Indonesia. Akan selalu ku perjuangan dengan penuh rasa...
Tukang bakso: Gurih yang memanjakan lidah. Seduhan hangat kaldu. Kian menambah kenikmatan menyantap...
Panglima perang: Semangat perjuangan yang tak akan ada habisnya. Tidak kata mundur untuk jaya negeri yang pantang luntur.
Itu tadi tiga puisi berantai 4 orang bikin ngakak. Ulasan ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi dalam menyusun teks puisi yang sarat makna. (Riyana)
Baca Juga: Contoh 5 Puisi Berantai 4 Orang, Kolaborasi Kata yang Penuh Makna
