3 Ragam Gerak Dasar Tari Sunda

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni tari Sunda memiliki kekayaan ragam gerak yang memukau, dengan setiap ragam gerak dasar tari Sunda memiliki makna dan keindahan tersendiri. Aspek penting dari tari Sunda adalah gerakan tangan, kepala, dan kaki yang memperkaya ekspresi artistiknya.
Setiap gerakan menjadi sepotong cerita yang menghidupkan tarian ini. Membuat penonton merasa terhubung dengan keindahannya. Inilah membuat tarian terasa lebih hidup.
Ragam Gerak Dasar Tari Sunda
Mengutip dari buku Asal Usul Orang Jawa karya Fery Taufiq El-Jaquene (2019), tari Sunda yang riang dan sedikit sensual. Tari Jawa biasanya melibatkan gerakan lambat dan pose anggun. Beberapa ragam gerak dasar tari Sunda mencakup variasi gerakan tangan, kepala, dan kaki yang melibatkan perpaduan harmonis di antaranya.
1. Gerakan Tangan
Ukel: Ukel merupakan gerakan tangan yang menampilkan keindahan pergelangan tangan dengan memutar ke dalam atau ke luar.
Selut: Selut adalah gerakan tangan yang mengangkat tangan ke atas, ke bawah, atau ke depan secara bergantian, baik dengan tangan kanan maupun tangan kiri.
Tepak Bahu: Tepak Bahu melibatkan penari menepuk bahu, baik sebelah kiri maupun sebelah kanan secara bergantian.
Capang: Capang adalah gerakan unik yang melibatkan pembengkokan salah satu tangan, baik tangan kanan maupun tangan kiri.
Nyawang: Nyawang adalah gerakan yang menandakan penari sedang memandang sesuatu yang jauh. Gerakan ini menambah dimensi naratif pada pertunjukan tari Sunda.
Lontang Kiri / Kanan: Gerakan ini melibatkan pergerakan tangan menggunakan dua tangan secara bergantian.
2. Gerakan Kepala
Galieur: Gerakan ini melibatkan putaran kepala penari, menambah dinamika visual dan menonjolkan keindahan gerakan tubuh secara menyeluruh.
Gilek: Gilek adalah gerakan kepala yang menggoyangkan kepala penari ke kiri dan kanan.
3. Gerakan Kaki
Duduk Deku: Duduk Deku adalah gerakan yang melibatkan melipat kedua kaki ke arah dalam. Gerakan ini menciptakan posisi duduk yang khas dalam tari Sunda.
Seser: Seser adalah gerakan menggeser bagian kaki ke arah kanan atau kiri, menampilkan keluwesan dan keanggunan penari.
Sirig: Sirig adalah gerakan menggoyang kedua kaki secara bersamaan, menambah variasi pada gerakan kaki dan menciptakan pola visual yang menarik.
Mincid: Mincid adalah puncak harmoni gerakan dalam tari Jaipong, menggabungkan gerakan kepala, tangan, dan kaki secara bersamaan.
Baca juga: Pengertian Gerak Murni dan Gerak Maknawi dalam Seni Tari
Dengan ragam gerak dasar tari Sunda yang memukau, tidak hanya menjadi warisan budaya yang berharga tetapi juga menjadi ungkapan seni yang memesona. Gerakan dalam tari Sunda mencerminkan kekayaan tradisi dan keindahan alam serta kehidupan masyarakat Sunda yang kental dalam nuansa artistik. (ARR)
