3 Strategi Pemberdayaan Komunitas yang Efektif

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komunitas merupakan sasaran pemberdayaan yang tepat karena terdiri dari banyak anggota dengan visi yang sama. Strategi pemberdayaan komunitas dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan.
Pemberdayaan komunitas dapat dilakukan dengan strategi yang bersifat tradisional hingga transformatif. Apa pun pendekatannya, tujuan utamanya tetap sama, yaitu mendorong komunitas agar lebih maju dan berkembang.
Strategi Pemberdayaan Komunitas
Memberdayakan komunitas dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan, penyuluhan dan pengembangan skill pada anggota komunitas. Pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan kelompok sehingga anggota komunitas dapat lebih mandiri serta berkontribusi lebih baik dalam lingkungan sosial dan ekonomi.
Adapun strategi pemberdayaan komunitas menurut buku Pengembangan Masyarakat Berbasis Komunitas oleh Willya Achmad W. S.Sos,. M.Kesos (hal. 67), adalah sebagai berikut.
1. Strategi Tradisional
Strategi tradisional menyarankan agar masyarakat mengetahui dan memilih kepentingan terbaik secara bebas dalam berbagai keadaan. Dengan kata lain semua pihak bebas menentukan kepentingan bagi kehidupannya sendiri dan tidak ada pihak lain yang mengganggu kebebasan setiap pihak.
Metode ini disebut sebagai strategi tradisional karena tidak memerlukan banyak pihak dari luar sebab bisa dilakukan sendiri oleh anggota komunitasnya.
2. Strategi Direct-action
Strategi ini memerlukan dominasi kepentingan yang dihormati oleh semua pihak yang terlibat, dipandang dari sudut perubahan yang mungkin terjadi. Pada strategi ini, ada pihak yang sangat berpengaruh dalam membuat keputusan.
Jadi strategi ini perlu digerakkan oleh seseorang yang berpengaruh, sehingga para anggota komunitas bisa mengikuti dengan pengaruh kekuasaan seseorang itu.
3. Strategi transformatif
Strategi transformatif menunjukkan bahwa pendidikan massa dalam jangka panjang dibutuhkan sebelum pengindentifikasian kepentingan diri sendiri.
Adapun contoh pemberdayaan komunitas dengan strategi tradisional yaitu dengan memberikan kebebasan pada komunitas untuk berkembang dengan pemberian bantuan dana pengembangan untuk kegiatan komunitas yang positif tanpa mengganggu orang lain.
Untuk contoh strategi direct action misalnya kepala desa meminta komunitas anak muda di wilayahnya untuk hadir di acara pelatihan keterampilan yang terkait dengan teknologi.
Sedangkan, contoh strategi transformatif misalnya pemberian pendidikan kepada anggota komunitas agar semakin terampil, berwawasan dan lebih memahami arah dan tujuan komunitasnya akan di bawa ke mana.
Strategi pemberdayaan komunitas menurut uraian di atas dibagi menjadi tiga jenis. Setiap jenisnya telah dijelaskan pengertian dan contohnya masing-masing. (IMA)
Baca juga: Tujuan Pemberdayaan Komunitas dalam Masyarakat
