Konten dari Pengguna

3 Teknik Memegang Bet pada Permainan Tenis Meja

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik memegang bet. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik memegang bet. Sumber: www.unsplash.com

Tenis meja adalah salah satu olahraga yang membutuhkan keterampilan teknik untuk bermain dengan baik, salah satunya adalah teknik memegang bet. Teknik memegang bet ini sangat penting karena memengaruhi kontrol, kekuatan, dan akurasi pukulan.

Menurut buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan, Drs. Muhajir, M. Ed (2007:41), tenis meja merupakan cabang olahraga yang dimainkan di dalam gedung (indoor game) oleh dua atau empat pemain. Cara memainkannya adalah dengan menggunakan bet yang dilapisi karet yang dipukulkan pada bola agar melewati jaring yang terbentang di atas meja.

Teknik Memegang Bet Secara Tepat

Ilustrasi teknik memegang bet. Sumber: www.unsplash.com

Memahami teknik memegang bet pada permainan tenis meja tentu sangat penting, karena teknik tersebut memengaruhi kontrol, akurasi, dan keefektifan setiap pukulan yang dilakukan. Dengan memegang bet secara tepat, pemain dapat menyesuaikan gaya bermain mereka, baik itu menyerang, bertahan, atau mengontrol permainan.

Selain itu, teknik yang benar juga membantu mengurangi risiko cedera pada tangan dan pergelangan akibat posisi yang salah saat bermain. Apa saja teknik memegang bet yang penting untuk dipelajari sebelum bermain tenis meja? Berikut penjelasannya.

1. Shakehand Grip

Teknik shakehand grip disebut juga sebagai gaya berjabat tangan atau pemain bisa menggunakan kedua sisi bet dan tidak perlu mengubah pegangan saat memukul bola forehand maupun backhand.

Ini adalah teknik paling umum digunakan oleh pemain tenis meja di seluruh dunia. Caranya adalah dengan memegang bet seperti sedang berjabat tangan.

  • Kelebihan teknik ini adalah memberikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Sehingga cocok untuk pemain yang suka menggunakan gaya bermain serbaguna.

  • Kekurangan teknik ini adalah sangat membutuhkan waktu untuk menguasai transisi pukulan forehand dan backhand.

2. Penhold Grip

Teknik penhold grip menyerupai cara memegang pena. Posisi jari telunjuk dan ibu jari menjepit pegangan bet, sementara tiga jari lainnya melingkar di bagian belakang bet.

  • Kelebihan teknik ini adalah memberikan fleksibilitas untuk pukulan serangan dekat meja. Cocok untuk gaya bermain ofensif.

  • Kekurangan teknik ini adalah lebih sulit digunakan untuk pukulan backhand.

3. Seemiller Grip

Teknik seemiller grip dikenal juga sebagai gaya Amerika. Dalam teknik ini, bet dipegang dengan tangan yang menutupi sebagian permukaan bet, sedangkan jari telunjuk digunakan untuk menstabilkan pegangan.

  • Kelebihan teknik ini sangat cocok untuk strategi defensif dengan blok yang kuat dan dapat mengecoh lawan karena perbedaan sudut pukulan.

  • Kekurangan teknik ini terasa kurang fleksibel untuk permainan cepat.

Memahami dan memilih teknik memegang bet yang sesuai sangat penting dalam permainan tenis meja. Pemain pemula sebaiknya mencoba semua teknik untuk menentukan mana yang paling nyaman dan sesuai dengan gaya permainan mereka. Dengan latihan yang konsisten, teknik ini akan membantu meningkatkan performa di meja tenis. (VAN)

Baca juga: Jenis-jenis Bola Kecil beserta Permainan Olahraganya