Konten dari Pengguna

3 Teknik Pementasan Teater yang Penting Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik pementasan teater. Sumber: pexels.com/CottonbroStudio.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik pementasan teater. Sumber: pexels.com/CottonbroStudio.

Teknik pementasan teater merupakan bagian dari suatu produksi teater yang sangat penting. Teknik pementasan adalah pendukung utama agar penampilan para pemain teater maksimal.

Teknik pementasan harus mampu membantu pemain membangun karakter yang dibawakan. Teknik tersebut juga harus dapat membawa penonton ke suasana yang diinginkan. Teknik pementasan merupakan bagian dari teater yang menarik untuk diketahui.

Teknik Pementasan Teater

Ilustrasi teknik pementasan teater. Sumber: pexels.com/MonicaSilvestre.

Dikutip dari Seni Budaya, Sem Cornelyoes Bangun dan Kawan-kawan (2017:94), ketika merancang ssuatu pementasan teater modern, tim harus merancang konsep pementasan untuk menghasilkan rancangan teknik dan prosedur pementasan.

Sedangkan teknik pementasan teater itu sendiri terdiri dari:

1. Teknik Panggung

Teknik panggung itu bukan berarti hanya menghias panggung agar terlihat cantik, tapi meliputi banyak aspek yang wajib diperhatikan, antara lain:

  1. Mengatur alur keluar masuk pemain agar tidak bertabrakan atau menimbulkan suara berisik. Kadang pemain tidak keluar melalui pintu-pintu tapi bisa juga keluar dari bangku penonton, bawah panggung, bahkan atas pangung.

    Penanggung jawab set harus menyiapkan akses bagi pemain dari mana pun keluar masuknya. Mereka juga harus berkoordinasi untuk menyamarkan pemain di antara penonton jika pemain masuk dari bangku penonton.

  2. Mengatur akses perubahan dekorasi agar cepat dan tidak mengganggu jalannya adegan. Beberapa properti perlu diberi roda karena orang-orang yang mengangkat barang-barang akan merusak suasana panggung yang sudah terbangun sebelumnya.

2. Teknik Iringan

Iringan dalam sebuah pementasan teater membutuhkan kompetensi di bidang seni lain, yaitu musik. Ada 2 jenis iringan, yaitu:

  1. Iringan musik hidup yang menghadirkan musisi secara langsung. Penanggung jawab audio harus memastikan semua peralatan musik dan pengeras suara bisa digunakan dengan baik.

    Tidak akan ada waktu untuk melakukan pengaturan pada alat musik ketika pertunjukan sudah dimulai.

  2. Iringan dari musik rekaman lebih praktis namun kesalahan tetap saja bisa terjadi, terutama jika teknisi audio kurang banyak latihan bersama pemain teater.

    Iringan musik juga diatur melalui komputer. Meski merupakan peralatan modern, teknisi harus sering melakukan pengecekan agar tidak terjadi human error.

3. Teknik Tata Lampu

Tata lampu penting untuk mendukung suasana yang ingin diciptakan. Tata lampu diatur sesuai dengan bloking pemain. Penata lampu harus paham dengan seluruh adegan agar dapat mengarahkan lampu di waktu yang tepat.

Jenis-jenis lampu di panggung teater cukup beragam, dari lampu sorot di atas panggung untuk keperluan penerangan secara umum hingga lampu-lampu hias untuk keperluan adegan.

Baca juga: 3 Contoh Teater Transisi beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Itulah teknik pementasan teater penting untuk diketahui sebagai salah satu faktor utama pendukung kesuksesan pertunjukan. Pementasan teater merupakan sebuah kerja sama besar yang melibatkan banyak keahlian. (lus)