3 Tingkat Keanekaragaman Hayati di Bumi

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keanekaragaman hayati merupakan keanekaragaman dari berbagai organisme yang menunjukkan totalitas variasi. Tingkat keanekaragaman hayati di bumi salah satunya adalah keanekaragaman ekosistem.
Keanekaragaman ini menggambarkan adanya berbagai macam makhluk hidup. Hal ini meliputi berbagai perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tesktur, penampilan dan sifat.
Tingkat Keanekaragaman Hayati
Dikutip dari buku Praktis Belajar Biologi untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah, Fictor Ferdinand P dkk (2009: 70), istilah keanekaragaman hayati dapat dikenal dengan sebutan biodiversitas.
Kata tersebut merupakan serapan langsung dari kata biodiversity. Biodiversitas dapat terbentuk karena adanya keseragaman dan keberagaman sifat atau ciri makhluk hidup.
Dunia terdiri dari beraneka ragam makhluk hidup. Tingkat keanekaragaman hayati adalah sebagai berikut.
1. Keanekaragaman Tingkat Gen
Gen merupakan sesuatu yang ada di dalam diri masing-masing makhluk hidup. Sesuatu tersebut terdiri DNA yang berada pada kromosom. DNA ini yang menjadikan makhluk hidup dapat membentuk ciri, kehidupan, bahkan sifat.
Gen adalah semacam instruksi pembentukan atau pengoperasian pada tubuh dalam molekul asam deoksiribonukleat. Keanekaragaman tingkat gen disebabkan variasi gen atau struktur gen dalam suatu spesies makhluk hidup.
Setiap susunan gen akan menunjukan tampilan, baik anatomi ataupun fisiologi, pada setiap organisme. Bila susunannya berbeda, maka tampilannya pun akan berbeda pada satu sifat atau bahkan secara keseluruhan.
2. Keanekaragaman Tingkat Spesies
Keanekaragaman tingkat selanjutnya adalah keanekaragaman tingkat spesies atau jenis. Dalam keanekaragaman ini dapat dijumpai keseragaman individu, namun dari jenis yang sama dijumpai pula keanekaragaman individu.
Di lingkungan sekitar mudah ditemukan berbagai jenis hewan dan tumbuhan dengan berbagai macam ciri fisiknya.
Hal ini meliputi bentuk dan ukuran tubuh, warna, dan kebiasaan hidup pada komunitas atau kelompok berbagai spesies makhluk hidup dalam genus atau famili yang sama di suatu tempat.
Semakin jauh dari kehidupan manusia, keanekaragaman tingkat spesies pun menjadi semakin tinggi. Misalnya, di hutan.
3. Keanekaragaman Tingkat Ekosistem
Keanekaragaman tingkat lainnya adalah keanekaragaman tingkat ekosistem. Keanekaragaman ini terjadi akibat adanya perbedaan letak geografis suatu daerah yang menyebabkan perbedaan iklim.
Hal ini berpengaruh pada perbedaan suhu, curah hujan, intensitas cahaya matahari, beserta lamanya penyinaran matahari. Dari sekian banyaknya perbedaan tersebut, flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan bervariasi pula.
Baca juga: 2 Perbedaan Sumber Daya Hayati dan Non Hayati
Itulah beberapa tingkat keanekaragaman hayati yang ada di bumi. Adanya keanekaragaman ini berarti sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. (MAE)
