3 Tingkatan Keanekaragaman Hayati dan Manfaatnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup yang ada pada ekosistem. Tingkatan keanekaragaman hayati pun berbeda di setiap makhluknya.
Biasanya, keanekaragaman ini mempunyai organisme yang menunjukkan seluruh variasi dari makhluk hidup itu sendiri. Hal ini juga identik atau berkaitan erat dengan beragam makhluk hidup yang mempunyai jenis ukuran, bentuk, penampilan, dan sifat berbeda.
Tingkatan Keanekaragaman Hayati
Mengutip buku yang berjudul Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas), Drs. Akmal, M.Pd. (2022:21), tingkatan keanekaragaman hayati terjadi dengan tingkatan, mulai dari organisme yang rendah hingga tingkat organisme yang tinggi.
Salah satu tingkatan dari keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman gen. Adapun gen sendiri merupakan faktor pembawa sifat keturunan yang bisa ditemukan di dalam kromosom. Berikut akan dijelaskan dengan lengkap, beserta beberapa tingkatan lainnya.
1. Keanekaragaman Gen
Gen atau genetik adalah salah satu faktor yang membuat sifat dan perilaku makhluk hidup berbeda antara satu dengan lainnya. Gen ini terbentuk karena adanya perkawinan yang terjadi antar dua manusia.
Dari perkawinan yang terjadi, akan menghasilkan genetik yang berbeda-beda. Perbedaan ini bisa dilihat dari ukuran, fisik, warna kulit, bentuk rambut, dan lain sebagainya.
2. Keanekaragaman Ekosistem
Keanekaragaman ekosistem termasuk ke dalam keanekaragaman habitat atau tempat tinggal makhluk hidup. Ekosistem atau habitat sendiri terdiri dari dua komponen, yaitu biotik dan abiotik.
Komponen biotik adalah komponen dari makhluk hidup bersel satu dan bersel banyak. Sedangkan komponen abiotik, yaitu komponen alami seperti cahaya, tanah, iklim, batuan, air, dan kelembaban.
3. Keanekaragaman Spesies
Sebenarnya, keanekaragaman spesies ini hampir sama dengan keanekaragaman individu. Maksudnya adalah jenis tumbuhan dan hewan mempunyai berbagai perbedaan antara satu dengan yang lainnya, seperti perilaku, warna, dan ukuran tubuh.
Contoh dari keanekaragaman spesies tumbuhan ,yaitu Jeruk bali, jeruk nipis, jeruk manis, dan alang-alang.
Sedangkan contoh keanekaragaman spesies hewan adalah Serigala, rubah, kucing rumahan, dan kucing hutan.
Manfaat Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati mempunyai beberapa manfaat, yaitu.
Memenuhi kebutuhan yang diperlukan manusia
Menciptakan spesies baru
Melindungi spesies yang ada
Meningkatkan kelangsungan makhluk hidup
Baca Juga: Pengertian dan Macam-Macam Ekosistem yang Perlu Diketahui
Demikian penjelasan tingkatan keanekaragaman hayati yang harus diketahui dan dipahami. Semoga bermanfaat. (LFP)
