30 Contoh Kalimat Tidak Baku dan Baku dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat tidak baku dan baku perlu untuk dibaca ulang secara berkala agar tidak bingung ketika diperlukan. Umumnya bahasa gaul berkembang lebih cepat sehingga ada rasa canggung ketika harus menggunakan bahasa baku dalam percakapan maupun penulisan.
Bahasa baku diperlukan ketika menulis teks formal atau resmi. Misalnya untuk menulis di media, surat lamaran kerja, skripsi dan sebagainya. Kemampuan membedakan mana kalimat yang tidak baku dan baku akan sangat membantu.
Contoh Kalimat Tidak Baku dan Baku
Dikutip dari Konsep Dasar Bahasa Indonesia, Yunus Abidin (2019:183), kalimat tidak baku adalah kalimat yang tidak sesuai dengan kaidah kalimat dalam bahasa Indonesia. Sedangkan kalimat baku adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Berikut adalah contoh kalimat tidak baku dan baku sesuai dengan pengertian di atas.
Tidak baku: Akan saya periksa pekerjaan itu.
Baku: Saya akan memeriksa pekerjaan itu.
Tidak baku: Ibu mau memasak rawon.
Baku: Ibu akan memasak rawon.
Tidak baku: Karnaval itu membikin lalu-lintas macet.
Baku: Karnaval itu membuat lalu-lintas macet.
Tidak baku: Kenapa kamu selalu terlambat?
Baku: Mengapa kamu selalu terlambat?
Tidak baku: Dia berkata: "Aku tidak setuju dengan keputusan itu."
Baku: Dia berkata, "Aku tidak setuju dengan keputusan itu."
Tidak baku: Ijasah Anita ditahan perusahaan.
Baku: Ijazah Anita ditahan perusahaan.
Tidak baku: Kapal antar pulau itu segera berlabuh.
Baku: Kapal antarpulau itu segera berlabuh.
Tidak baku: Siswa kelas tiga mengikuti ekstra kulikuler karawitan.
Baku: Siswa kelas tiga mengikuti ekstrakulikuler karawitan.
Tidak baku: Majlis hakim memutuskan gadis itu bersalah.
Baku: Majelis hakim memutuskan gadis itu bersalah.
Tidak baku: Film Petualangan Sherina sudah memecahkan rekor.
Baku: Film Petualangan Sherina sudah memecahkan rekor.
Tidak baku: Laki-laki itu masuk tanpa kulonuwun.
Baku: Laki-laki itu masuk tanpa kulonuwon.
Tidak baku: Kejahatan cyber makin merajalela.
Baku: Kejahatan siber makin merajalela.
Tidak baku: Peristiwa itu terjadi berulang ulang.
Baku: Peristiwa itu terjadi berulang-ulang.
Tidak baku: Ini bukan wewenang saya melainkan wewenang ketua.
Baku: Ini bukan wewenang saya, melainkan wewenang ketua.
Tidak baku: Siswa kelas 10 mempelajari rumus phytagoras.
Baku: Siswa kelas 10 mempelajari rumus Phytagoras.
Baca juga: Contoh Kalimat Buah Bibir dalam Bahasa Indonesia
Itulah contoh kalimat tidak baku dan kalimat baku dalam bahasa Indonesia agar tidak salah dalam penulisan. Kemampuan menulis sesuai kaidah bahasa Indonesia akan terasah dengan pembiasaan. (lus)
