30 Contoh Kata Baku dan Tidak Baku yang Sering Dipakai Beserta Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui penjelasan dari kata baku penting dalam pengetahuan bahasa Indonesia. Dalam hal tulis menulis, contoh kata baku dan tidak baku penting untuk dipelajari. Lalu penggunan kata baku umumnya pada teks dan dialog yang bersifat formal.
Sebagai pedoman berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, kata baku harus diterapkan supaya tidak terjadi penyimpangan maksud dan persepsi. Sedangkan yang terjadi, masih banyak kata baku yang tidak digunakan dalam dialog sehari-hari.
Pengertian Kata Baku dan Tidak Baku
Menurut buku Be Smart Bahasa Indonesia oleh Ismail Kusmayadi, dkk (2006), kata baku adalah kata yang cara pengucapannya atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau kaidah yang telah dibukukan.
Ragam bahasa baku memiliki sifat kemantapan dinamis yang atinya memiliki kaidah dan aturan yang tetap. Selanjutnya sebagai rujukan untuk mengetahui bahasa baku dapat menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kamus ini sangat bermanfaat untuk kegiatan menulis.
Sedangkan kata tidak baku merupakan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah standar. Beberapa kata tidak baku masih sering dipakai dalam penulisan. Namun kata tidak baku umumnya masih diterapkan pada percakapan sehari-hari.
Adapun fungsi dari bahasa baku adalah
Fungsi pemersatu
Fungsi pemberi kekhasan
Fungsi pembawa kewibawaan
Fungsi sebagai kerangka acuan.
Contoh Kata Baku dan Tidak Baku
Berikut contoh kata baku dan kata tidak baku yang sering digunakan sehari-hari.
Abjad (Baku) - Abjat (Tidak Baku)
Aktif (Baku) - Aktip (Tidak Baku)
Afdal (Baku) - Afdol (Tidak Baku)
Analisis (Baku) - Analisa (Tidak Baku)
Bus (Baku) - Bis (Tidak Baku)
Berpikir(Baku) - Berfikir (Tidak Baku)
Bolpoin (Baku) - Bolpen (Tidak Baku)
Boraks(Baku) - Borax (Tidak Baku)
Cabai (Baku) - Cabe (Tidak Baku)
Capai (Baku) - Capek (Tidak Baku)
Cedera (Baku) - Cidera (Tidak Baku)
Cendekiawan (Baku) - Cendikiawan (Tidak Baku)
Cengkih (Baku) - Cengkeh (Tidak Baku)
Cokelat (Baku) - Coklat (Tidak Baku)
Daftar (Baku) - Daptar (Tidak Baku)
Dahsyat (Baku) - Dasyat(Tidak Baku)
Dahulu (Baku) - Dulu (Tidak Baku)
Digit (Baku) - Dijit (Tidak Baku)
Diagnosis (Baku) - Diagnosa (Tidak Baku)
Elite (Baku) - Elit (Tidak Baku)
Esai (Baku) - Esei (Tidak Baku)
Formal (Baku) - Formil (Tidak Baku)
Foto (Baku) - Photo (Tidak Baku)
Fosfor (Baku) - Pospor (Tidak Baku)
Intermeso (Baku) - Intermezo (Tidak Baku)
Izin (Baku) - Ijin (Tidak Baku)
Kualifikasi (Baku) - Kwalifikasi (Tidak Baku)
Label (Baku) - Lebel (Tidak Baku)
Merek (Baku) - Merk (Tidak Baku)
Nomor (Baku) - Nomer (Tidak Baku)
Baca Juga: Arti Kata Resensi Beserta Struktur, Contoh dan Unsurnya
Demikianlah penjelasan dan contoh-contoh kata baku dan tidak baku. Umumnya masih sering ditemukan pada teks dan percakapan sehari-hari dalam bahasa Indonesia. Semoga uraian ini dapat bermanfaat. (DVA)
