Konten dari Pengguna

30 Kosakata Bahasa Lampung Sehari-hari dan Artinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kosakata Bahasa Lampung. Sumber: Pexels/RDNEStockproject
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kosakata Bahasa Lampung. Sumber: Pexels/RDNEStockproject

Kosakata bahasa Lampung merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Sayangnya, di era globalisasi dan digitalisasi seperti saat ini, generasi muda cenderung lebih tertarik mempelajari bahasa asing.

Belajar bahasa daerah tidak hanya menjadi wujud cinta tanah air, tetapi juga menambah wawasan dan pemahaman akan keragaman budaya. Keragaman bahasa ini adalah sumber kekayaan bangsa Indonesia yang layak dibanggakan dan dijaga keberlangsungannya.

Kosakata Bahasa Lampung dan Artinya

Ilustrasi Kosakata Bahasa Lampung. Sumber: Pexels/EduardoBraga.

Menurut buku Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia karya Dr Zulyani Hidayah (2015: 206), ahli bahasa bangsa Indonesia menyebut bahasa Lampung dengan behasou Lampung, umung Lampung, atau cewo Lampung. Bahasa ini juga terbagi menjadi dialek Lampung Belalau dan Lampung Abung.

Ada kosakata bahasa Lampung yang diserap ke bahasa Indonesia dan bisa ditemukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) VI Daring. Selain menjadi alat komunikasi masyarakat lokal, tidak ada salahnya bagi masyarakat luas untuk mengetahui beberapa kata bahasa Lampung beserta artinya.

  1. Acak = mengapa

  2. Ajo = ini

  3. Api = apa

  4. Bak = ayah

  5. Banggan = perjanjian atau perikatan

  6. Bekadu = ungkapan rasa simpati laki-laki terhadap perempuan dengan memberikan sesuatu

  7. Bettoh = lapar

  8. Cawa = bicara

  9. Cenggema = tradisi mengajak pemuda desa untuk gotong royong memanen hasil bumi pertama kali

  10. Cukud calung = pergi bermain

  11. Cumbung = mangkuk

  12. Dabingi = malam

  13. Dacok = bisa

  14. Dawah = siang

  15. Gatak = berani

  16. Gayo = kuat

  17. Gellakh = nama

  18. Habu = istirahat

  19. Happokh = sarapan

  20. Hayu = pagi

  21. Jamma = orang

  22. Kalat = lauk

  23. Lalak = pedas

  24. Mayo = semangat

  25. Maghing = sakit

  26. Mewari = mengangkat seseorang menjadi kerabat

  27. Nugal = tradisi mengajak pemuda desa untuk gotong royong menanam padi pertama kali

  28. Nanda = anak

  29. Nyapah = area pertanian sepanjang tepi sungai yang tidak ditanami pada saat musim hujan karena terendam air atau banjir

  30. Tandang = mengambil sayuran atau lalapan di kebun untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari

Faktanya, bahasa Lampung adalah salah satu cabang dari bahasa Melayu. Tidak seperti bahasa Jawa yang memiliki tingkatan pemakaian, bahasa Lampung lebih sederhana dan menyerupai struktur bahasa Belanda. Perbedaan dalam pemakaian kata cukup dengan mengganti kata ganti orang sesuai dengan lawan bicara, baik itu orang yang lebih tua, sebaya, maupun lebih muda.Mempelajari kosakata bahasa Lampung berarti ikut melestarikan salah satu aset berharga Indonesia. Mengenal dan menggunakan kata-kata yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari juga menjadi bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya lokal. (ALF)

Baca juga: 5 Contoh Kosakata Emotif pada Bahasa Indonesia