35 Contoh Idiom Bahasa Indonesia dan Artinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi tentang contoh idiom terdapat dalam pelajaran bahasa Indonesia. Idiom tidak dapat diartikan secara harfiah, akan tetapi harus diartikan sebagai ungkapan dari kata tersebut dengan arti atau makna tertentu.
Untuk lebih memahami tentang idiom, maka harus memperkaya referensi dan mengamati susunan katanya. Dengan begitu akan terbiasa dalam menggunakannya dalam percakapan sehari-hari hingga membuat karya tulis contohnya cerpen, novel, dan lainnya.
Contoh Idiom dalam Bahasa Indonesia
Idiom sering digunakan untuk menyatakan ekspresi dan memperhalus sebuah ungkapan. Kata tersebut tidak dapat diartikan sendiri-sendiri karena makna dan artinya akan jauh berbeda. Dengan kata lain, idiom dapat disebut juga sebagai gabungan kata yang memiliki arti khusus.
Menurut buku Sukses UN Bhs. Indonesia SMP 2009, Rika Lestari (hal.19), idiom adalah suatu gabungan kata (frase) yang maknanya tidak dapat dijabarkan satu persatu dari makna kata pembentuknya. Berikut adalah beberapa contoh idiom bahasa Indonesia dan artinya.
Raja hutan: harimau
Panjang tangan: suka mencuri
Ringan tangan: suka memukul
Otak udang: bodoh
Garis Hidup: takdir
Jatuh bangun: sebentar rugi, sebentar untung
Cuci mata: melihat-lihat
Darah biru: bangsawan
Darah daging: anak
Buah tangan: oleh-oleh
Naik pitam: emosi atau marah
Debat kusir: perdebatan yang tidak ada habisnya
Kecil hati: Minder
Tinggi hati: Sombong
Uang panas: uang tidak halal
Lepas tangan: tidak berurusan
Keras Kepala: tidak bisa diatur
Gigit Jari: kecewa
Cuci otak: proses penghilangan pendapat keyakinan
Angkat tangan: menyerah
Kaki lima: warung di pinggir jalan
Gelap mata: mengamuk
Muka dua: munafik
Meja hijau: pengadilan
Gaji buta: gaji tanpa bekerja
Jago merah : api
Angkat kaki: pergi meninggalkan suatu tempat
Kambing hitam: tertuduh
Bunga desa: Wanita tercantik di desa
Naik daun: sedang terkenal
Banting tulang: bekerja keras
Kabar burung; kabar yang tersebar dan belum pasti benar.
Kepala dingin: dengan tenang dan sabar
Berbadan dua: hamil
Lintah darat: renternir
Baca Juga: 30 Contoh Kata Baku dan Tidak Baku beserta Pengertiannya
Itulah berbagai contoh idiom yang biasa ditemukan dalam percakapan dan tulisan-tulisan di media. Semakin banyak contoh yang dipelajari maka akan semakin luas pengetahuan untuk menuliskan pilhan kata-kata bahasa Indonesia. (Dva)
