4 Cara Melakukan Lari Jarak Menengah

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat berbagai jenis olahraga atletik yang biasa ditemui. Salah satunya adalah lari jarak menengah. Sudah terdapat berbagai perlombaan lokal maupun internasional dalam cabang lari ini. Tentu ada cara melakukan lari jarak menengah yang dapat diperhatikan.
Salah satu atlet lari jarak menengah dan jarak jauh Indonesia adalah Agus Prayogo. Ia berhasil memegang rekor nasional untuk 3000 meter dengan catatan 8 menit 33,49 detik pada Asian Games 2010 di Guangzhou, Tiongkok.
Mengetahui Lari Jarak Menengah
Mengutip buku All New Target Nilai 100 Ulangan Harian SMP Kelas VIII, Tim Guru Eduka (2018:419), lari jarak menengah dapat dilakukan pada lintasan melingkar atau track. Terdapat beberapa cara melakukan lari jarak menengah.
Lari jarak menengah sendiri terdiri atas tiga nomor, yaitu lari jarak 800 m, 1.500 m, dan 3.000 m. Hal yang perlu dilakukan saat melakukan lari ini adalah penyesuaian antara kecepatan dan stamina pelari.
Cara Melakukan Lari Jarak Menengah
Dalam melakukan lari jarak menengah, hal yang menentukan keberhasilan lari adalah teknik start, teknik lari, dan teknik finish. Berikut adalah penjelasan dari teknik yang merupakan cara melakukan lari jarak menengah yang dapat diperhatikan.
1. Teknik Awalan Start Berdiri
Ketika aba-aba "bersedia", pelari diharuskan untuk menempati posisi di belakang garis start.
Saat aba-aba "siap", tempatkan kaki kiri didepan dengan sedikit menekuknya. Kemudian tempatkan kaki kiri di belakang dengan posisi lurus.
Condongkan tubuh sedikit ke depan dan beban tubuh bertumpu pada kaki kiri.
Biarkan tangan bergantung dengan rileks dan siku sedikit ditekuk dan berada di dekat beban.
Posisi kepala menghadap ke depan dengan leher diposisikan dalam keadaan yang rileks, dan arahkan pandangan lurus ke depan.
2. Teknik Awalan Lari
Setelah berada posisi bersedia, tunggu aba-aba selanjutnya yang biasanya dengan kata-kata "ya" atau dengan suara pistol.
Saat aba-aba terdengar, sudah diperbolehkan untuk berlari.
Langkahkan kaki kanan ke depan dibarengi dengan ayunan tangan kiri ke depan dan tangan kanan ke belakang.
Kaki sebelah kiri melakukan tolakan untuk menghasilkan awalan start yang maksimal.
3. Teknik saat Berlari
Ketika berlari, condongkan badan ke depan kurang lebih 10 derajat.
Ayunan tangan dilakukan dengan rileks, ketika di atas pinggang secara bergantian dan sesuaikan ritmenya dengan gerakan kaki.
Perlebar langkah kaki sesuai dengan jangkauan tungkai untuk memaksimalkan kecepatan lari.
Jangan mengangkat paha terlalu tinggi, ketika mengayunkan lutut jangan sampai melebihi pinggang.
Frekuensi langkah kaki jangan terlalu cepat.
Perhatikan kecepatan untuk menghemat stamina.
4. Teknik Melewati Garis Finish
Frekuensi kaki dipercepat dan langkah diperlebar.
Jangan melakukan gerakan melompat pada saat memasuki garis finish.
Pusatkan perhatian pada garis finish.
Apabila ada pita, jangan berusaha meraih dengan tangan.
Jangan berhenti mendadak setelah melewati garis finish.
Baca juga: Pengertian Olahraga Atletik dan Jenis-jenisnya
Demikianlah penjelasan mengenai cara melakukan lari jarak menengah yang dapat diperhatikan terutama untuk pelari pemula. Perlu diingat bahwa dalam olahraga lari jarak menengah harus diperhatikan kecepatan dan stamina pelari. (BAI)
