4 Ciri-ciri Abris Sous Roche dan Fungsinya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Abris Sous Roche atau yang dikenal juga sebagai tempat berlindung di bawah batu, adalah struktur geologis yang telah lama digunakan oleh manusia sebagai tempat perlindungan dan tempat tinggal. Beberapa ciri-ciri Abris Sous Roche menunjukkan eksitensi manusia purba di wilayah keberadaan Abris Sous Roche tersebut.
Menurut buku Sejarah Indonesia dan Dunia, Vedra Octa Samira, dkk. (2022:7), Abris Sous Roche Mesolitikum juga dikenal dengan budaya Abris Sous Roche atau produk budaya yang ditemukan di goa-goa. Penemuan ini menunjukkan bahwa manusia purba yang mendukung budaya ini hidup di goa-goa.
Ciri-ciri Abris Sous Roche yang Ditemui
Ciri-ciri Abris Sous Roche membuatnya menjadi pilihan yang ideal bagi manusia purba untuk bertahan hidup di lingkungan alam yang keras. Seperti apa ciri-ciri tersebut?
1. Terjadi di Zaman Mesolitikum
Ciri Abris Sous Roche yang pertama ialah kebudayaan ini terjadi pada Zaman Mesolitikum atau disebut dengan Zaman Batu Madya. Zaman ini merupakan periode perkembangan teknologi manusia antara Zaman Paleolitikum atau Zaman Batu Tua dan Zaman Neolitikum atau Zaman Batu Muda.
Zaman Mesolitikum atau Zaman Batu Pertengahan terjadi atau berlangsung antara 10.000 hingga 5.000 sebelum masehi (SM).
2. Berbentuk Goa
Ciri-ciri kebudayaan Abris Sous Roche dinilai terjadi pada Zaman Mesolitikum, karena manusia purba sudah bertempat tinggal di goa. Goa ini juga biasanya berdekatan dengan pesisir sungai atau tepi pantai, sehingga memudahkan manusia purba dekat dengan sumber air, mencari makan, hingga bercocok tanam.
3. Ditemukannya Perkakas dari Batu
Karakteristik kebudayaan Abris Sous Roche cukup unik, yaitu perkakas yang dibuat umumnya memiliki bentuk yang kecil dan tidak terlalu besar, seperti:
Kapak pendek atau hachecourt, untuk memotong buah dan daging, membelah kayu dan mencukil tanah dalam mengambil makanan yang ada di tanah.
Kapak genggam atau pebble. Alat ini adalah kapak genggam yang memiliki bentuk seperti piringan dan berfungsi sebagai alat pemotong daging.
Pipisan, alat serupa ulekan pada masa sekarang untuk menghancurkan, menghaluskan, bahkan mencampur ramuan.
4. Semi Nomaden
Kehidupan semi nomaden atau semi berpindah tempat menjadi ciri Abris Sous Roche dan menjadi salah satu hal yang biasa dilakukan oleh manusia purba di zaman tersebut.
Baca juga: Apa Saja Kebutuhan Manusia? Inilah Penjelasannya
Fungsi dari Abris Sous Roche
Tentunya ada fungsi dari Abris Sous Roche ini. Berikut penjelasannya.
1. Tempat Berlindung
Goa merupakan tempat perlindungan alami dari elemen cuaca buruk, seperti hujan deras, angin kencang, dan matahari terik yang dapat menjadi ancaman serius bagi manusia yang tinggal di lingkungan terbuka.
Selain perlindungan dari cuaca, Abris Sous Roche juga memberikan perlindungan dari predator. Manusia prasejarah sering kali harus menghadapi bahaya yang berasal dari hewan buas atau pemangsa.
Dengan berada di bawah tebing atau batu besar, mereka dapat merasa lebih aman dari serangan predator yang mungkin mengintai di sekitar mereka.
2. Pos Pengawasan
Beberapa Abris Sous Roche digunakan sebagai pos pengawasan. Ketinggian yang diberikan oleh tebing atau batu besar memungkinkan manusia untuk memiliki pandangan yang lebih baik atas dataran sekitar.
Di tempat ini, manusia prasejaran dapat melihat dan mengawasi lingkungan mereka, yang dapat berguna dalam mengidentifikasi ancaman atau sumber makanan. Pos pengawasan semacam ini juga dapat digunakan untuk berburu atau mengamati pergerakan suku-suku lain.
Ciri-ciri Abris Sous Roche mencerminkan tingkat kecerdasan manusia prasejarah dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sekaligus melindungi diri dari ancaman lingkungan. Abris Sous Roche bisa dikatakan merupakan saksi bisu dari masa lalu dan peradaban manusia. (VAN)
