4 Ciri-ciri Kalimat Persuasif yang Membedakannya dengan Jenis Kalimat Lain

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri kalimat persuasif memang sangat khas dan nampak mencolok perbedaannya dibandingkan dengan jenis kalimat lain. Sebagai kalimat yang bersifat mengajak dan memengaruhi, tentunya terdapat unsur ajakan di dalam kalimat tersebut.
Adapun contoh kalimat persuasif misalnya "Marilah kita jaga kesehatan kita!". Dari contoh tersebut, bisa terlihat bahwa ada ciri khas berupa partikel -lah dan tanda seru yang punya sifat mengajak.
4 Ciri-ciri Kalimat Persuasif
Mengutip dari buku Bank Soal SMA IPS VOL 1, Tim Presiden Eduka (hal.795), kalimat persuasif ialah kalimat yang berisi imbauan, arahan, ataupun ajakan untuk melakukan sesuatu. Selain itu, kalimat persuasif juga bisa berupa saran.
Ciri-ciri kalimat persuasif ada empat antara lain sebagai berikut.
1. Menggunakan Kata Ajakan
Adanya penggunaan kata ayo, mari, hendaknya, sebaiknya, seharusnya serta partikel -lah sebagai bentuk ajakan pada orang lain untuk melakukan sesuatu. Contoh:
"Ayo, olahraga hari Minggu nanti di Sanggar Senam Melati!"
"Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa!"
"Sebaiknya kita lebih bijak dalam menghadapi permasalahan ini."
2. Memiliki Tujuan untuk Memengaruhi
Kalimat persuasif memiliki tujuan untuk memengaruhi orang lain melalui ajakan-ajakan di dalamnya. Sehingga orang akan tergerak untuk melakukan sesuatu yang dianjurkan dalam kalimat tersebut. Contoh:
"Demi menjaga kesehatan jantung kita, maka perlu kita lakukan olahraga minimal 150 menit per minggu."
"Jika Anda jarang memakai krim malam, tanda penuaan dini akan lebih cepat muncul di kulit."
"Cara terbaik untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal hanya bisa dilakukan dengan konsisten olahraga dan mengatur pola makan yang baik."
Baca juga: 15 Contoh Kalimat Tidak Langsung Berdasarkan Ciri dan Strukturnya
3. Memakai Tanda Seru
Memang tidak semua kalimat persuasif menggunakan tanda seru. Namun, jika sebuah kalimat memakai tanda seru dengan isi kalimat yang bersifat mengajak, maka bisa dipastikan kalimat tersebut merupakan kalimat persuasif. Contoh:
"Ayo makan!"
"Mari berangkat sama saya!"
"Sebaiknya barangnya ditaruh di bagian depan motor saja!"
4. Digunakan untuk Iklan
Banyak iklan yang memakai kalimat persuasif untuk memengaruhi konsumen. Dengan demikian, orang akan tertarik dan mencoba produk yang dipromosikan. Contoh:
"Pakai Harpiz! pembersih kerak nomor satu di Indonesia."
"Bibir pecah-pecah? Minum Ademin! tenggorokan lega, panas dalam sirna dan bibir kembali sehat."
"Usir bau dengan Semprotin! Ruangan wangi semerbak bikin nyaman."
Empat ciri-ciri kalimat persuasif di atas adalah pembedanya dengan jenis kalimat lain. Kini mengenal tanda kalimat pun menjadi lebih mudah. (IMA)
