4 Ciri-Ciri Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan sebagai makhluk hidup tentunya akan berkembangbiak dengan beberapa cara. Salah satunya adalah perkembangbiakan generatif. Ciri-ciri perkembangbiakan generatif umumnya adalah hanya dilakukan oleh tumbuhan berkelamin jantan dan betina.
Dikutip dari buku Seri IPA Biologi SMP Kelas IX oleh Deswaty Furqonita (2007:116) perkembangbiakkan generatif adalah perkembangbiakan oleh makhluk hidup dengan melalui proses peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina dengan fertilisasi.
Hasil dari proses perkawinan tersebut akan menghasilkan zigot yang kemudian berkembang menjadi individu baru. Perkembangbiakan jenis ini hanya dapat dilalukan oleh tumbuhan tertentu saja.
Ciri-ciri Perkembangbiakan Generatif Pada Tumbuhan
Secara sederhana, perkembangbiakan generatif merupakan proses reproduksi yang dilakukan tumbuhan dengan cara seksual. Agar mengenalnya lebih dalam, simak ciri-ciri perkembangbiakan generatif berikut ini.
1. Memerlukan Dua Orang Tua
Ciri perkembangbiakan generatif pada tumbuhan haruslah memiliki sel kelamin jantan dan betina. Kedua sel tersebut akan membentuk gametoft betina dan gametofit jantan.
Secara sederhana, ametofit angiospermae jantan adalah bagian dari bunga yang disebut dengan serbuk sari. Sedangkan, gametofit gymnospermae jantan adalah kerucut jantan.
2. Terjadinya Proses Penyerbukan
Pembuahan pada perkembangbiakan generatif haruslah terjadi dengan melalui proses penyerbukan. Pada proses ini, sel kelamin jantan akan bertemu dengan sel kelamin betina atau sel telur.
Penyerbukan pada tumbuhan umumnya terjadi dengan bantuan serangga dan angin. Sebab, tumbuhan tidak dapat melakukan proses penyerbukan secara mandiri.
3. Terjadi Peleburan Sel Kelamin Jantan dan Betina
Ciri-ciri perkembangbiakan generatif selanjutnya adalah mengalami proses peleburan antar sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Sehingga akan menghasilkan sebuah zigot yang akan membentuk keturunan baru.
4. Memiliki Sifat Keturunan yang Tidak Sama Persis dengan Induknya
Selanjutnya, hasil dari perkembangbiakan generafit berupa zigot tersebut akan membawa materi genetik dari kedua sel tumbuhan. Sehingga, akan memiliki setengah DNA dari betina dan juga setengah DNA dari jantannya.
Namun, materi genetik yang dibawa memiliki sifat ketidak samaan persis dengan induknya, tetapi campuran dari kedua induknya. Sehingga, tumbuhan dengan perkembangbiakan generatif cenderung lebih bervariasi daripada yang berkembangbiak secara vegetatif.
Baca Juga: Mengenal Manfaat Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan
Ciri-ciri perkembangbiakan generatif pada tumbuhan secara umum sangat beragam. Oleh karena itu, pembahasan di atas akan membantu dalam memahami perkembangbiakan generatif secara menyeluruh. Semoga bermanfaat! (NUM)
