Konten dari Pengguna

4 Ciri-ciri Puisi Rakyat Lengkap dengan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gambar ciri-ciri puisi rakyat. Sumber foto: pixabay/DariuszSankowski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar ciri-ciri puisi rakyat. Sumber foto: pixabay/DariuszSankowski

Puisi rakyat termasuk ragam sastra warisan bangsa yang mengandung nilai luhur. Salah satu ciri-ciri puisi rakyat yaitu terikat dengan ketentuan baris, bait dan suku kata.

Jenis puisi rakyat ini disebut juga sebagai puisi lama, yang memang telah ada sejak zaman dahulu. Sehingga dengan memahami puisi rakyat. Dapat dijadikan sebagai sarana untuk menambah wawasan kesusastraan Indonesia.

Ciri-ciri Puisi Rakyat

Gambar ciri-ciri puisi rakyat. Sumber foto: pixabay/ThoughtCatalog

Berdasarkan buku Antropologi SMA/MA Kls XI (Diknas), Yuni Sare, (2006: 116), puisi rakyat adalah kesusastraan rakyat yang susunan frasenya sudah tertentu bentuknya. Biasanya terdiri dari beberapa beberapa deret frase atau kalimat. (Danandjaya, 1991:46).

Ada beberapa ciri-ciri puisi rakyat yang perlu diketahui antara lain:

1. Anonim

Ciri-ciri puisi rakyat yang pertama adalah nama penyairnya yang seringkali tidak diketahui maupun dikenali. Sehingga dapat dikatakan anonim.

2. Sastra Lisan

Puisi rakyat dapat disebut juga sebagai sastra lisan. Hal ini dikarenakan penyampaiannya dari mulut ke mulut.

3. Terikat Aturan

Berbeda dengan puisi baru, pada puisi rakyat memiliki ketentuan terkait jumlah suku kata, baris per bait dan kata per barisnya.

4. Rima

Pada jenis puisi lama terdapat pengulangan bunyi atau rima yang terdapat pada bagian awal maupun akhir barisnya.

Contoh Puisi Rakyat

Ilustrasi gambar contoh dan ciri-ciri puisi rakyat. Sumber: pixabay/ mozlase__

Setelah mengenal ciri-ciri puisi rakyat. Berikut adalah tiga jenis puisi rakyatnya dan contohnya, meliputi

1. Gurindam

Gurindam merupakan contoh puisi rakyat yang berasal dari India, yang banyak digunakan sebagai norma kehidupan pada masanya. Karena sarat akan norma agama.

Contoh:

Pabila banyak mencela orang

Itulah tanda dirinya kurang

Dengan ibu hendaknya hormat

Supaya badan dapat selamat

2. Pantun

Pantun tergolong dalam puisi rakyat yang telah membudaya di masyarakat. Tidak hanya sebagai hiburan, pantun juga dapat dipakai untuk menyampaikan pesan maupun nasihat.

Contoh:

Kalau keladi sudah ditanam

Janganlah lagi meminta talas

Kalau budi sudah ditanam

Janganlah lagi meminta balas

3. Syair

Syair termasuk dalam puisi lama yang berasal dari Arab. Cirinya yaitu bersajak a-a-a-a dan terdiri dari empat baris.

Contoh:

Pada zaman dahulu kala

Tersebutlah sebuah cerita

Sebuah negeri yang aman sentosa

Dipimpin sang raja nan bijaksana

Baca Juga: Mengenal Ciri-Ciri Puisi Rakyat Lengkap dengan Jenisnya

Demikian pembahasan ciri-ciri puisi rakyat dan contohnya yang dapat digunakan sebagai tambahan informasi dalam memahami puisi lama. (Riyana)