Konten dari Pengguna

4 Ciri-ciri Skin Barrier Rusak dan Faktor Penyebabnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri skin barrier rusak. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri skin barrier rusak. Foto: Pexels

Skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang berguna untuk melindungi lapisan di bawahnya. Jika lapisan ini mengalami kerusakan dapat memicu permasalahan pada kulit. Oleh sebab itu, ciri-ciri skin barrier rusak harus diperhatikan dengan baik.

Adanya kerusakan skin barrier bisa membuat kelembapan kulit menjadi berkurang. Tidak hanya itu saja, kulit juga rentan mengalami berbagai macam penyakit.

Ciri-ciri Skin Barrier Rusak

Ilustrasi ciri-ciri skin barrier rusak. Foto: Pexels

Umumnya, lapisan kulit tersusun atas asam lemak, ceramide, kolesterol, dan sedikit asam. Jika lapisan ini mengalami kerusakan, berbagai macam zat yang tidak baik untuk kulit akan masuk dengan mudah ke dalam lapisan kulit. Berikut ini ciri-ciri skin barrier rusak yang harus dicermati dengan baik.

1. Mudah Berjerawat

Ciri-ciri skin barrier rusak yang pertama, yaitu kulit menjadi mudah berjerawat. Hal ini disebabkan karena kelembapan kulit berkurang sehingga meningkatkan produksi sebum. Kondisi tersebut bisa membuat pori-pori wajah menjadi tersumbat, sehingga kulit akan mudah berjerawat.

2. Kusam

Adanya kerusakan pada lapisan skin barrier membuat ciri fisik kulit cenderung terlihat lebih kusam, kurang cerah, dan tidak cerah. Faktor penyebab utamanya karena regenerasi kulit terhambat sehingga mampu memengaruhi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

3. Kulit Menjadi Kering

Umumnya, skin barrier digunakan sebagai lapisan di bawah kulit yang membantu menjaga kulit tetap terhidrasi. Jika kondisi skin barrier rusak mampu mengakibatkan kulit menjadi lebih kering dan tidak lembab.

4. Mudah Iritasi

Seseorang yang memiliki kerusakan pada skin barrier membuat kondisi kulit menjadi mudah iritasi ditandai dengan kulit gatal, perih, dan kemerahan. Menurunnya lapisan dalam kulit tersebut, mengakibatkan kulit menjadi lebih sensitif terhadap gesekan maupun zat-zat kimia dari produk skin care maupun kosmetik yang berisiko membuat iritasi pada kulit.

Penyebab Skin Barrier Rusak di Kulit Wajah

Ilustrasi ciri-ciri skin barrier rusak. Foto: Pexels

Merujuk pada buku Penuaan Dan Pencegahannya: Proses Faali Biokimiawi dan Molekuler karya Tanti Tatang Irianti dkk (2022:83), adapun penyebab skin barrier rusak yang perlu diwaspadai.

  • Terlalu sering terkena paparan sinar matahari secara langsung

  • Sering terkena polusi udara juga

  • Sering eksfoliasi

  • Mencuci wajah lebih dari dua kali sehari

  • Menggunakan produk skin care yang menyebabkan iritasi

  • Gaya hidup tidak sehat

  • Tidak menggunakan pelembab kulit.

Baca juga: Kenali 4 Ciri-ciri Kulit Kering dan Cara Mengatasinya

Ciri-ciri skin barrier perlu dikenali dengan baik oleh kaum perempuan maupun pria. Adanya informasi tentang penyebab menurunnya lapisan tersebut, bisa membantu seseorang untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan pada kulit.( NTA)