4 Ciri-ciri Wawancara dan Metode yang Sering Digunakan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri wawancara adalah adanya sesi tanya jawab antara narasumber dengan pihak yang melakukan wawancara. Tujuannya yaitu untuk menggali informasi tentang sebuah fenomena.
Wawancara sering dilakukan oleh wartawan, mahasiswa hingga pihak-pihak yang membutuhkan informasi dari narasumber. Prosesnya dilakukan dengan tatap muka baik secara langsung maupun virtual.
4 Ciri-ciri Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya jawab untuk mendapatkan informasi. Mengutip dari buku Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas & Studi Kasus karya Prof. Dr. Abdul Hakim, M.Si (2018:68), ciri-ciri wawancara adalah sebagai berikut.
1. Terdiri atas Narasumber dan Pewawancara
Dalam wawancara ada dua pihak yang terlibat yaitu penanya (pewawancara) dan narasumber. Jumlah narasumber bisa lebih dari satu orang. Narasumber berperan sebagai pemberi informasi dan pewawancara sebagai penggali informasi.
2. Daftar Pertanyaan Telah Dipersiapkan
Daftar pertanyaan telah disiapkan secara tertulis. Pewawancara cukup mengikuti pertanyaan yang sudah direncanakan untuk diajukan pada narasumber. Kemudian pihak narasumber akan menjawab sesuai konteks yang ditanyakan.
Baca juga: 3 Jenis Wawancara Secara Umum dan Fungsinya
3. Kecepatan Wawancara Terkendali
Struktur pertanyaan yang telah ada membuat kegiatan wawancara bisa dikendalikan dari segi waktu. Dalam satu pertanyaan biasanya juga sudah diberikan durasi waktu untuk menjawabnya.
4. Bertujuan untuk Mendapatkan Informasi dan Penjelasan tentang Suatu Fenomena
Tujuan wawancara adalah mendapatkan informasi terkait suatu fenomena dan mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam dari narasumber. Informasi yang diperoleh juga bisa meluruskan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat (klarifikasi).
Metode yang Digunakan dalam Wawancara
Metode wawancara selalu dilakukan dengan tanya jawab baik secara langsung dengan bertatap muka atau virtual melalui media online seperti Zoom, Skype dan sebagainya. Dalam praktiknya, metode tanya jawab selalu menggunakan rumus 5W + 1H.
Metode merumuskan pertanyaan berdasarkan pedoman 5W + 1H bertujuan untuk mengetahui suatu fenomena secara menyeluruh. Berikut ini penjelasan mengenai 5W + 1H.
1. Who (Siapa)
Menanyakan siapa pihak yang terlibat dalam fenomena yang digali. Serta bisa juga tentang siapa narasumber yang memberikan informasi.
2. When (Kapan)
Kapan suatu kejadian itu terjadi, hal ini meliputi tanggal, hari sampai jam terjadinya peristiwa.
3. Where (di Mana)
Menanyakan kejadian perkara dan tempat fenomena terjadi. Hal ini meliputi wilayah, alamat sampai ruang.
4. What (Apa)
Menjelaskan tentang kejadian apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu sehingga memunculkan pertanyaan bagi sebagian besar orang.
5. Why (Mengapa)
Menanyakan alasan mengapa suatu peristiwa bisa terjadi. Latar belakang terjadinya peristiwa diulik dalam pertanyaan "why" ini.
6. How (Bagaimana)
Menjelaskan proses bagaimana suatu fenomena bisa terjadi. Tahapan kejadian, kronologi peristiwa bisa terjawab melalui pertanyaan "How".
Empat ciri-ciri wawancara di atas merupakan hal yang tidak terpisahkan dalam kegiatan wawancara. Metode yang digunakan pun berupa pedoman rumus pertanyaan yang bisa membantu pewawancara dalam mendapatkan informasi secara rinci. (IMA)
