Konten dari Pengguna

4 Ciri Teks Eksplanasi dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri Teks Eksplanasi. Sumber: Unsplash/Roman Kraft
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri Teks Eksplanasi. Sumber: Unsplash/Roman Kraft

Teks eksplanasi merupakan jenis teks yang digunakan untuk memberikan informasi lebih jelas tentang suatu hal. Ciri teks eksplanasi bertujuan menjelaskan peristiwa dengan detail serta beberapa alasan yang mendukung peristiwa tersebut.

Seperti dikutip dari Buku Modul Bahasa Indonesia, Agus Sasono: 36, teks eksplanasi adalah teks yang memaparkan penjelasan informasi tentang fenomena kausalitas. Teks ini merupakan bacaan yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial.

4 Ciri Teks Eksplanasi

Ilustrasi Ciri Teks Eksplanasi. Sumber: Pexels/Dominika Roseclay

Teks ini memiliki 4 ciri teks eksplanasi yang dapat memudahkan membedakan dengan teks lainnya. Berikut adalah penjelasannya.

  1. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, urutan sebab akibat.

  2. Membuat informasi berdasarkan fakta (faktual). Informasi faktual dalam teks eksplanasi berupa pernyataan yang berisi peristiwa berdasarkan kenyataan atau kejadian sebenarnya, bisa ditandai dengan adanya waktu dan tempat. Fungsi fakta ini adalah sebagai penyenan atau akibat terjadinya suatu peristiwa juga menyampaikan kebenaran dari informasi yang terdapat dalam teks.

  3. Faktualnya yang bersifat ilmiah.

  4. Bersifat informatif, tetapi tidak berupaya mempengaruhi pembaca mempercayai hal yang dibahas dalam teks.

Contoh Teks Eksplanasi

Ilustrasi Ciri Teks Eksplanasi. Sumber: Unsplash/Joel Muniz

Setelah mengetahui 4 ciri teks ekspalanasi di atas, berikut contohnya.

Judul: Tsunami

Tsunami adalah istilah yang berasal dari Jepang. Tsunami terdiri dari dua kata, yaitu tsu dan nami yang berarti Pelabuhan dan gelombang. Para ilmuan mengartikannya sebagai gelombang pasang atau gelomabg laut akibat gempang.

Pembentukan tsunami terjadi saat dasar laut, permukaannya naik-turun di sepanjang patahan selama gempa berlangsung. Patahan tersebut mengakibatkan terganggunya keseimbangan air laut. Patahan besar akan menghasilkan tenaga gelombang yang besar pula.

Beberapa saat setelah terjadi gempa, air laut akan surut. Setelah surut, air laut kembali ke arah daratan alam bentuk gelombang besar. Selain itu, pembentukan tsunami juga disebabkan oleh letusan gunung Merapi di dasar lautan.

Tsunami memang telah menjadi salah satu bencana yang menyebabkan kerusakan bagi manusia. Kerusakan terbesar terjadi saat tsunami menghantam pemukiman penduduk, sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya.

Oleh sebab itu, kita harus selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi bencana ini. Namun juga tidak perlu terlalu khawatir karena tidak semua tsunami membentuk gelombang besar. selain itu, tidak semua letusan gunung Merapi atau gempa yang terjadi diikuti dengan tsunami.

Baca juga: Apa Pengertian Teks Eksplanasi? Ini Penjelasannya

Itulah 4 ciri teks eksplanasi dan contohnya yang memberikan peran penting dalam pelajaran Bahasa Indonesia serta menyediakan informasi jelas mengenai suatu hal yang ada di sekitar, misalnya tentang fenomena alam. Semoga membantu! (ERI)