Konten dari Pengguna

4 Contoh Kalimat Pro dan Kontra dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Pro dan Kontra. Sumber: Pexels/Werner Pfenning
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Pro dan Kontra. Sumber: Pexels/Werner Pfenning

Contoh kalimat pro dan kontra dalam bahasa Indonesia sebagai gambaran penilaian terhadap suatu hal. Pro dan kontra merupakan hal yang lumrah terjadi. Tidak ada salahnya dengan hal tersebut.

Dikutip dari Buku Bank Soal CMS (Cepat Menguasai Soal) Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII, Tomi Rianto, (hal. 73), kelompok pro adalah kelompok yang setuju atau mendukung. Adapun kelompok kontra yang tidak setuju atau tidak mendukung.

Dalam membuat kalimat pro dan kontra erat kaitan dengan teks tanggapan kritis, sebab berhubungan dengan tanggapan seseorang mengenai suatu hal disertai alasan logis.

4 Contoh Kalimat Pro dan Kontra

Ilustrasi Contoh Kalimah Pro dan Kontra. Sumber: Pexels/Stiven Rivera

Antara sikap pro (setuju) dan kontra (menentang) sama-sama memiliki latar belakang tersendiri. Sikap ini sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, supaya dapat melihat dua sisi dengan jelas.

Berikut contoh kalimat pro dan kontra dalam bahasa Indonesia.

1. Kalimat Pro

  1. Pendidikan gratis adalah Hak Asasi Manusia yang mendasar, sebab ini membantu memberikan peluang yang sama untuk semua orang.

  2. Penggunaan energi terbarukan harus di dorong lebih lanjut, sebab sumber daya energi terbarukan seperti matahari dan angin bersifat ramah lingkungan dan berkelanjutan.

  3. Penanaman pohon adalah upaya penting mengatasi perubahan iklim, sebab pohon berperan sebagai penyerap karbon dan menghasilkan oksigen.

  4. Penggunaan teknologi dalam pendidikan membawa manfaat besar, sebab teknologi memungkinkan akses ke berbagai sumber belajar yang lebih interaktif dan efektif.

2. Kalimat Kontra

  1. Dengan pendidikan gratis, pemerintah mungkin akan kesulitan mengalokasikan dana yang cukup. Hal ini akan berdampak negatif pada kualitas pendidikan yang diberikan.

  2. Penggunaan energi terbarukan masih mahal. Meskipun energi terbarukan semakin berkembang, namun biaya pengadaannya masih tinggi.

  3. Program pengurangan limbah plastik tidak praktis di semua daerah. Beberapa komunitas tidak memiliki infrastruktur atau kemampuan finansial untuk menerapkan program pengurangan limbah plastik dengan efektif.

  4. Penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat mengganggu interaksi sosial siswa. Jika tidak diatur dengan baik, penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat mengurangi interaksi sosial langsung antara siswa, sehingga mempengaruhi keterampilan sosial mereka.

Baca juga: 7 Contoh Paragraf Singkat Berbagai Topik dalam Bahasa Indonesia

Itulah empat contoh kalimat pro dan kontra dalam bahasa Indonesia yang penting dalam mempertimbangakan argumen dari kedua sisi untuk mencapai solusi yang lebih baik. Semoga membantu. (ERI)