4 Contoh Kalimat Tanda Titik yang Benar

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat tanda titik penting dipelajari dalam teks Bahasa Indonesia. Lantaran dengan memahami penerapan tanda baca titik yang benar, maka kesalahan penulisan tanda baca dapat diminimalisir.
Seperti yang diketahui, tanda titik adalah bentuk tanda baca yang memiliki banyak fungsi dalam kalimat. Di antaranya, yaitu untuk menjaga ketepatan makna serta sebagai simbol penutup pada kalimat. Oleh karena itu, ulasan ini penting untuk dipahami agar pembaca dapat mengaplikasikan tanda baca secara lebih efektif.
Contoh Kalimat Tanda Titik
Tanda baca titik dilambangkan dengan (.). Simbol ini pada umumnya dapat menjadikan suatu kalimat mudah untuk dibaca dan dapat digunakan sebagai tanda dalam struktur kata tertentu.
Untuk lebih jelasnya, inilah kumpulan contoh kalimat tanda titik yang dapat diketahui untuk menambah wawasan dikutip dari buku Standar Aturan Penulisan Bahasa Yang Baik dan Benar: Edisi Lengkap Pembahasan dengan Disertai Contoh Kata, Rudiyant, Tika Danuarta, (2014:56-61).
Pemakaian tanda titik pada akhir kalimat yang bukan termasuk jenis pertanyaan atau seruan.
Contoh:
a. Nenek tinggal di Yogyakarta.
b. Biarlah mereka bermain di sana.
c. Dia menanyakan siapa yang kemarin pergi berlibur.
d. Rahma pergi ke pasar membeli sayur.
e. Les matematika diadakan setiap hari Kamis.
f. Yoga membeli raket di toko gemilang.
g. Sepulang dari luar kota, ayah selalu membeli oleh-oleh.
h. Galuh akan menonton bioskop nanti sore.
i. Tia berhasil memenangkan kompetisi catur nasional.
Tanda titik dapat berfungsi untuk memisahkan angka jam, menit, dan detik yang menyatakan waktu.
Contoh:
a. Ayah berangkat ke kantor pukul 07.25 WIB.
b. Jadwal keberangkatan pesawat adalah pukul 11.45 WITA.
c. Belajar kelompok di rumah Zaskia akan dimulai 16.00 sore.
d. Di Arab Saudi saat ini sudah menunjukkan pukul 16.20.45 (pukul 16 lewat 20 menit 45 detik).
Tanda titik dipakai pada penulisan daftar pustaka, yaitu terdapat di antara nama pengarang, judul, dan tempat terbit.
Contoh:
a. Audi, Jihan. 2007. Kiat Menjahit. Bandung: PT. Dikara Published.
b. Kusuma, Angga. 2002. Tips Bisnis Hidroponik. Magelang: CV. Penerbit Kita.
c. Husein, Muhammad. 2001. Cara Budidaya Ikan Lele. Solo: PT. Darma Perkasa.
Penggunaan tanda titik sebagai pemisah bilangan ribuan maupun kelipatannya yang menyatakan jumlah.
Contoh:
a. Desa Sukaraja berpenduduk 1.200 orang.
b. Siswa SMA Tambak Sari yang lulus masuk universitas negeri 100 orang.
c. Jumlah penduduk Hungaria adalah sebanyak 10.101.912 jiwa.
Baca Juga: 10 Contoh Kalimat Tanya dan Jawabannya dalam Bahasa Indonesia
Demikian informasi mengenai kumpulan contoh kalimat tanda titik yang bisa diketahui. Melalui ulasan tersebut semoga pembaca semakin memahami penerapan tanda baca dengan baik dan benar. (Riyana)
