Konten dari Pengguna

4 Contoh Kesepakatan Kelas dan Konsekuensinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kesepakatan Kelas dan Konsekuensinya, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kesepakatan Kelas dan Konsekuensinya, foto:pexels

Di dalam kelas pasti terdapat kesepakatan yang sudah dibuat oleh anggota kelas beserta wali kelas untuk dilakukan bersama-sama. Oleh karena itu, penting mengetahui contoh kesepakatan kelas dan konsekuensinya.

Kesepakatan kelas biasanya dibuat atas persetujuan semua anggota kelas yang sebelumnya sudah dilakukan musyawarah kelas. Dengan demikian ketika terdapat pihak yang melanggar kesepakatan, maka akan mendapatkan konsekuensinya.

Kumpulan Contoh Kesepakatan Kelas dan Konsekuensinya

Ilustrasi Contoh Kesepakatan Kelas dan Konsekuensinya, foto:pexels

Dikutip dari buku Pendidikan Pancasila untuk SD/MI Kelas 6 Kurikulum Merdeka, Asri Purwaningsih (2023:34), kesepakatan kelas merupakan peraturan di dalam kelas yang wajib untuk ditaati siswa dan memberikan konsekuensi apabila terdapat yang melanggar.

Dalam membuat kesepakatan kelas, harus terdapat guru terutama wali kelas yang ikut hadir sehingga kesepakaan ini akan lebih bersifat resmi. Pemberitahuan konsekuensi bagi pelanggarnya juga harus diumumkan ketika pembuatan kesepakatan. Hal ini agar siswa dapat mengetahui secara jelas konsekuensi bagi pelanggaran yang telah dilakukan.

Berikut beberapa contoh kesepakatan kelas dan konsekuensinya yang dapat menjadi referensi ketika sedang bermusyawarah membentuk kesepakatan bersama.

  1. Setiap siswa wajib melakukan jadwal piket kelas sesuai dengan urutan pembagian jadwal yang sudah dibuat. Apabila berhalangan hadir ketika tugas piket, maka dapat diganti dengan hari lain atau melakukan tukar dengan siswa lain. Bagi yang melanggar akan mendapatkan konsekuensi berupa denda sebesar Rp5.000.

  2. Setiap siswa harus membayar uang kas kelas secara rutin setiap minggu. Pembayaran boleh telat maksimal sampai 4 kali dalam kurun waktu 1 bulan uang kas ini harus sudah dilunasi. Apabila melangggar, maka siswa mendapatkan konsekuensi tidak dapat mengikuti acara rekreasi kelas di tahun ajaran baru.

  3. Ketika terdapat perlombaan perwakilan kelas tidak boleh terdapat satu pun siswa yang tidak ikut berpartisipasi dalam perlombaan ini. Apabila terdapat siswa yang melanggar, maka mendapatkan konsekuensi dengan membayar denda Rp50.000.

  4. Setiap siswa harus masuk kelas dengan tepat waktu. Baik ketika masuk jam pagi ataupun masuk setelah istirahat. Apabila terdapat hal yang mengharuskan telat harus membuat surat keterangan. Ketika melanggar akan mendapatkan konsekuensi untuk melakukan piket kelas sepulang sekolah.

Contoh kesepakatan kelas dan konsekuensinya dapat digunakan sebagai referensi siswa dalam menentukan poin-poin kesepakatan yang perlu dibuat di kelas. Hal paling penting dalam membuat kesepakatan yaitu harus melibatkan semua anggota kelas dan wali kelas. (PAM)

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kita Harus Mematuhi Tata Tertib Sekolah