Konten dari Pengguna

4 Contoh Konflik dan Penyelesaiannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Konflik dan Penyelesaiannya  Sumber: Pixabay/MoteOo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Konflik dan Penyelesaiannya Sumber: Pixabay/MoteOo

Contoh konflik dan penyelesaiannya dalam kehidupan sehari-hari sangatlah beragam. Hal ini karena konflik merupakan hal yang sulit dihindarkan dalam kehidupan sehari-hari.

Konflik dalam keseharian sering kali dikonotasikan sebagai hal yang negatif, merusak, dan membuat banyak orang tidak nyaman. Biasanya, hal ini terjadi karena adanya perbedaan yang sulit diterima.

Pengertian dan Faktor Pemicu Konflik

Ilustrasi Contoh Konflik dan Penyelesaiannya Sumber: Pixabay/Tumisu

Dikutip dari buku Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XI, Puline Pudjiastiti (2007:4), konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang, dua kelompok, atau lebih yang salah satu pihaknya berupaya menyingkirkan yang lain dengan menghancurkan atau membuatnya tak berdaya.

Sebagai proses sosial, konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu yang terlibat dalam suatu interaksi. Perbedaan tersebut bisa menyangkut ciri fisik, tingkat kemampuan, adat dan tata cara, keyakinan, dan lain sebagainya.

Meski begitu, perlu dipahami bahwa pada dasarnya konflik merupakan bagian yang akan selalu ada dalam masyarakat. Justru konflik akan menghilang jika masyarakatnya hilang.

Konflik biasanya terjadi jika ada dua kelompok dengan tujuan yang tidak sama. Namun, konflik juga dapat menjadi sesuatu yang kooperatif dan mengarah pada integrasi yang terkontrol.

Soekanto dalam Puline Pudjiastiti (2007:4) menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor pemicu terjadinya konflik, antara lain:

  1. Perbedaan pendirian dan perasaan individu.

  2. Perbedaan latar belakang kebudayaan hingga seseorang akan terpengaruh oleh pola pikir dan pendirian kelompok. Alhasil terbentuklah pribadi yang berbeda-beda.

  3. Perbedaan kepentingan antara pribadi dan kelompok, di antaranya mencakup bidang sosial, politik, dan ekonomi.

  4. Perubahan nilai yang cepat dan mendadak sehingga membuat culture shock dalam masyarakat.

4 Contoh Konflik dan Penyelesaiannya

Contoh konflik dan penyelesaiannya. Sumber: pexels.com

Dari berbagai pemicu di atas, timbullah beberapa konflik yang kerap terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut 4 contoh konflik dan penyelesaiannya.

1. Contoh Konflik 1

  • Konflik: Konflik antara keluarga besar karena harta warisan.

  • Penyelesaian: Mengadakan musyawarah berupa negosiasi dan mediasi, atau diselesaikan dengan jalur pengadilan.

2. Contoh Konflik 2

  • Konflik: Tawuran antar dua sekolah karena gengsi dan harga diri.

  • Penyelesaian: Memberikan hukuman yang tegas, membuat peraturan sekolah yang tegas, serta membuat kolaborasi belajar bersama antar sekolah.

3. Contoh Konflik 3

  • Konflik: Demo karyawan kepada petinggi perusahaan karena upah gaji yang belum kunjung diberikan.

  • Penyelesaian: Mendiskusikan secara langsung hambatan yang terjadi saat pemberian gaji antara karyawan dengan petinggi perusahaan, melakukan negosiasi.

4. Contoh Konflik 4

  • Konflik: Perbedaan argumen antar karyawan saat bekerja.

  • Penyelesaian: Mencoba saling memahami dan menerima pendapat, belajar menjadi pendengar yang baik, dan tidak boleh terlalu merasa benar dan egois.

Baca juga: 4 Peran dan Fungsi Sosiologi di Masyarakat

Demikian penjelasan mengenai 4 contoh konflik dan penyelesaiannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga ulasan ini menjadi pengingat untuk selalu berusaha mengatasi konflik yang terjadi untuk hidup bermasyarakat yang lebih harmonis. (YAS)