4 Contoh Konflik di Masyarakat dan Penyebabnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konflik merupakan gejala sosial yang bersifat inheren dalam masyarakat. Contoh konflik di lingkungan sekitar ada banyak, salah satunya diskriminasi yang kerap terjadi di berbagai lembaga hingga lingkungan sekitar.
Konflik dapat terjadi kepada siapa saja. Hal tersebut disebabkan karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan untuk interaksi dengan manusia yang lainnya.
Contoh Konflik di Masyarakat dan Penyebabnya
Mengutip dalam jurnal Manajemen Konflik oleh Drs.H.Ahmad Thontowi, pengertian konflik menurut kamus bahasa Indonesia berati percekcokan, pertentangan, atau perselisihan. Konflik juga berarti adanya oposisi atau pertentangan pendapat antara orang-orang atau kelompok-kelompok.
Setiap hubungan antar pribadi mengandung unsur-unsur konflik, pertentangan pendapat, atau perbedaan kepentingan. Menurut Johnson (Supratiknya, 1995) konflik adalah situasi dimana tindakan salah satu pihak berakibat menghambat tindakan pihak lain.
Contoh konflik di masyarakat ada beragam dan konflik tersebut memiliki penyebab yang berbeda-beda. Berikut contoh konflik di masyarakat dan penyebabnya.
1.Konflik Pribadi
Konflik ini sering terjadi di lingkungan masyarakat. Konflik pribadi dapat terjadi antara individu yang satu dengan individu dengan suatu kelompok dalam masyarakat.
Konflik pribadi biasanya disebabkan oleh perbedaan pandangan seseorang dengan orang yang lainnya. Contohnya yaitu konflik pribadi dengan sesama teman, di lingkungan kerja, maupun di lingkungan keluarga.
2. Konflik Sosial
Konflik sosial dapat disebabkan karena adanya kelompok kelas yang berada pada lingkungan masyarakat, di mana hal tersebut akan memicu terjadinya konflik.
Contohnya, konflik antara kelompok kaya dan miskin dalam berebut kekuasaan politik.
3. Konflik Antar Kelas Sosial
Konflik antar kelas sosial dikenal dengan konflik vertikal, di mana hal tersebut muncul akibat perbedaan kepentingan yang ada di dalam kelas masyarakat. Contohnya, demo para karyawan perusahaan untuk melakukan kenaikan gaji.
Konflik sosial yang sering terjadi di lingkungan masyarakat dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu:
1. Perbedaan Individu
Setiap individu memiliki pandangan, pendirian dan perasaan yang berbeda. Jadi, akan menimbulkan gesekan apabila kedua belah pihak tidak menemukan jalan keluar.
2. Perbedaan Latar Belakang
Setiap orang tentu memiliki latar belakang yang berbeda. Hal tersebut menyebabkan pola pemikiran dan pendirian yang berbeda, sehingga seringkali menyebabkan terjadinya konflik.
3. Perbedaan Kepentingan
Antara suatu individu dengan kelompok memiliki kepentingan yang berbeda. Oleh karena itu, hal tersebut seringkali menyebabkan terjadinya konflik di dalam masyarakat.
Baca juga : Konflik dalam Hubungan Pribadi
Contoh konflik di masyarakat beserta penyebabnya di atas penting untuk diketahui. Jika konflik dan penyebabnya dikenali secara lebih dalam, maka dapat mencari cara bersama dalam mencegah terjadinya konflik di kemudian hari. (NFA)
