4 Contoh Pelapukan Kimiawi dan Jenis-jenisnya dalam Sains

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelapukan dalam Sains adalah proses dekomposisi dan disintegrasi batuan yang ada di alam. Terdapat tiga jenis pelapukan yang terjadi di alam salah satunya adalah pelapukan kimiawi. Adapun contoh pelapukan kimiawi adalah yang terjadi di pegunungan kapur.
Setelah terjadi pelapukan biasanya akan membentuk sesuatu benda dengan ciri khas tertentu seperti dolina, stalakmit, stalaktit, dan gua. Pelapukan bisa disebabkan karena beberapa hal seperti air hujan, oksigen, dan karbon dioksida.
Faktor dan Contoh Pelapukan Kimiawi
Pelapukan kimiawi adalah pelapukan yang terjadi karena adanya reaksi kimia. Mengutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial, Waluyo, M.Hum., dkk, (2008:14), di bawah ini ada beberapa faktor yang menyebabkan pelapukan kimiawi.
1. Iklim
Pelapukan kimiawi bisa terjadi karena pengaruh kondisi udara yang lembap dan hangat di daerah tropis.
2. Struktur Batuan dan Komposisi Mineral
Proses pelapukan kimiawi bisa terjadi karena mineral batuan dan pelarutan yang tidak stabil. Hal ini karena batuan memiliki struktur yang lemah sehingga mudah retak.
3. Kegiatan Manusia
Aktivitas manusia juga bisa memengaruhi proses pelapukan seperti pembangunan, pertanian, pembuatan gedung tinggi, pembabatan hutan, dan aktivitas lainnya.
Faktor-faktor di atas bisa menyebabkan terjadinya pelapukan kimiawi seperti contoh berikut ini.
Bentukan alam yang muncul di daerah karst disebut dengan dolina atau lubang dengan bentuk seperti corong.
Pembentukan sungai dan gua di dalam tanah.
Pembentukan stalaktit dan stalakmit di dasar dan atap gua.
Pelapukan di pegunungan kapur karena suhu tinggi.
Jenis-jenis Pelapukan Kimiawi
Setelah mengetahui apa saja contoh pelapukan kimiawi, berikutnya adalah jenis-jenis pelapukan kimiawi seperti berikut ini.
1. Oksidasi
Oksidasi adalah proses pelapukan karena gas oksigen yang larut dalam air atau menyatu dengan udara. Ketika batuan mengalami oksidasi, maka akan berubah warna menjadi kecoklatan.
2. Karbonasi
Karbonasi adalah proses pelapukan yang terjadi karena gas karbon dioksida. Gas tersebut bisa menyebabkan batuan mengalami kerusakan dan lapuk.
3. Hidrasi
Hidrasi adalah pelapukan yang terjadi karena adanya penambahan air di suatu mineral sehingga menghasilkan mineral baru.
4. Hidrolisis
Terakhir adalah hidrolisis yaitu proses penguraian air menjadi ion negatif dan positif. Biasanya pelapukan ini terjadi saat akan membentuk tanah liat.
Baca Juga: Mengenal Proses Terbentuknya Pegunungan Himalaya
Contoh pelapukan kimiawi seperti yang terjadi di pegunungan kapur disebabkan oleh beberapa faktor. Ada pelapukan yang terjadi karena faktor alam, ada juga yang terjadi karena faktor manusia. (GTA)
