Konten dari Pengguna

4 Contoh Puisi Prismatis beserta Pengertian dan Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi prismatis. Sumber: Pixabay/ThoughtCatalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi prismatis. Sumber: Pixabay/ThoughtCatalog

Puisi prismatis merupakan salah satu karya sastra yang digunakan untuk menyampaikan isi hati sang pencipta puisi. Contoh puisi prismatis di antaranya yaitu Laju Aksara Timah karya Dian Chandra, Puisi Hitam karya D. Zawawi Imron, dan lainnya.

Puisi prasmatis memiliki ciri menggunakan banyak kata kiasan sehingga puisi ini cukup sulit untuk dipahami. Untuk memahaminya seseorang harus membaca puisi ini tidak hanya 1 kali, mungkin bisa 2 hingga 3 kali sampai pembacanya paham.

Pengertian dan Ciri Puisi Prismatis

Ilustrasi contoh puisi prismatis. Sumber: Pixabay/andreas160578

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, penyusunan larik, dan bait. Puisi dapat juga diartikan sebagai ungkapan atau curahan hati penyair.

Dikutip dalam buku Sastrawan Angkatan 45 oleh Agus Maryoto (2020:9) pengertian puisi prismatis adalah puisi yang bersifat membias, yang tidak langsung berbicara kepada pembaca. Ide dan makna memerlukan penafsiran melalui lambang, perbandingan, motif-motif yang digunakan dalam puisi tersebut.

Puisi prismatis didominasi oleh penggunaan kata konotatif, citraan, dan kiasan, sehingga makna yang dikandungnya bersifat multitafsir (bermakna ganda) atau bersifat konotatif. Adapun ciri-ciri puisi prismatis adalah:

  • Banyak menggunakan majas, kias, atau bahasa figuratif.

  • Makna sajak membias ke mana-mana seperti prisma atau memiliki makna ganda.

  • Makna sulit dipahami, sehingga perlu dibaca berulang-ulang kali.

  • Membutuhkan imajinasi.

  • Kalimatnya perlu ditafsirkan lebih dahulu, karena tidak menggunakan kalimat sehari-hari.

Contoh Puisi Prismatis

Ilustrasi contoh puisi prismatis. Sumber: Pixabay/ThorstenF

Untuk lebih memahami penjelasan di atas, simak contoh puisi prismatis berikut ini.

Contoh 1

Puisi Hitam

Oleh: D. Zawawi Imron

Di punggung tanah kelam

Angin terbang membedah Lembah

Membawa getir lahang berlaru darah

Pupuslah mayang

Bunyi saronen

Suara sedih penghuni

Jalan melas jalan ke kota

Putus di tengah

Langit luas melingkung dunia

Terengah

Sejumlah warna merebah ke bawah tanah

Dan tanah lekah

Menganga

Ada nyawa-nyawa yang dipanggilnya

Kemerdekaan milik siapa?

Milik sebagian atau semua?

Bila warna nurani luntur

Bintang-bintang pun segera gugur

Orang di dusun tinggal bertanya

Kapan kiamat tiba?

Contoh 2

Laju Aksara Timah

Oleh: Dian Chandra

Abad ke tujuh

Patung timah menyeru

Sang datuk keliru

Terburu menyumpah lanun

Dalam perut bumi

Aku mengais jejak timah

Begitu suruhmu

Hingga buntung kakiku

Dunia terus beradu

Tak tahu malu

Mengayak butir timah

Sendiri dalam kilah buru

AC hidup memberi sejuk

Ia duduk mengatur

Matahari merajuk

Kami tak tahu mundur

Contoh 3

Sajak Putih

Beribu saat dalam kenangan

Surut perlahan

Kita dengarkan bumi menrima tanpa mengaduh

Sewaktu etik pun jauh

Kita dengar bumi yang tua dalam setia

Kasih tanpa suara

Sewaktu bayang-bayang kita memanjang

Mengaburkan batas ruang

Kita pun bisu tersekat dalam pesona

Sewaktu ia pun memanggil-manggil

Sewaktu kata membuat kita begitu terpencil

Di luar cuaca

Contoh 4

Tanah Air Mata

Oleh: Sutardji Calzoum Bachri

Tanah air mata tanah tumpah dukaku

Mata air airmata kami

Airmata tanah air kami

Di sinilah kami berdiri

Menyanyikan airmata kami

Di balik gembur subur tanahmu

Kami simpan perih kami

Di balik etalase megah gedung-gedungmu

Kami coba sembunyikan derita kami

Kami coba simpan nestapa

Kami coba kuburkan duka lara

Tapi perih tak bisa sembunyi

Ia merebak kemana-mana

Bumi memang tak sebatas pandang

Dan udara luas menunggu

Namun kalian takkan bisa menyingkir

Ke manapun melangkah

Kalian pijak airmata kami

Ke manapun terbang

Kalian kan hinggap di air mata kami

Ke manapun berlayar

Kalian arungi airmata kami

Kalian sudah terkepung

Takkan bisa mengelak

Takkan bisa ke mana pergi

Menyerahlah pada kedalaman air mata.

Baca juga: 2 Contoh Puisi Percintaan Remaja yang Romantis

Itu tadi 4 contoh puisi prismatis beserta pengertian dan cirinya yang dapat menjadi sumber referensi pembaca yang ingin membuat puisi jenis ini. Semoga berhasil. (MRZ)