Konten dari Pengguna

4 Contoh Tembang Macapat Lengkap dengan Artinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh tembang macapat. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/ dw_36pro
zoom-in-whitePerbesar
Contoh tembang macapat. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/ dw_36pro

Tembang macapat merupakan karya sastra Jawa yang telah ada sejak zaman dahulu. Contoh tembang macapat biasanya dilantunkan pada pertunjukkan seni dengan iringan gamelan.

Dikutip dari buku Seni Budaya Jawa dan Karawitan, Arina Restian, dkk (2022:132), tembang macapat merupakan salah satu warisan budaya Jawa yang berbentuk puisi traidisional dalam bahasa Jawa.

Selain itu, penyusunan tembang macapat harus berdasarkan aturan tertentu. Contohnya adalah jumlah suku kata, bunyi sajak akhir dati tiap baris yang disebut sebagai guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan.

Contoh Tembang Macapat beserta Artinya

Contoh tembang macapat. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Joko_Narimo

Tembang macapat sendiri terdiri dari berbagai jenis. Setidaknya terdapat 11 jenis yang memiliki karakteristiknya masing-masing. Sebagai referensi, berikut contoh tembang macapat beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

1. Tembang Mijil

Poma kaki padha dipun eling,

ing pituturingong,

sira uga satriya arane,

Kudu anteng jatmika ing budi,

Luruh sarta wasis,

samubarang tanduk.

Terjemahan:

Ingat-ingatlah kalian

Dalam nasehatku

Kamu juga disebut sebagai kesatria

Harus tenang dan berbudi baik

Rendah hati dan pintar

Supaya dapat menguasai segalanya

(Serat Wulang Reh)

2. Tembang Kinanthi

Padha gulangen ing kalbu,

ing sasmita amrih lantip,

aja pijer mangan nendra,

kaprawiran den kaesthi pesunen sariranira,

sudanen dhahar lan guling.

Terjemahan:

Biasakanlah mengasah hati

Supaya dalam berperilaku tetap pintar

Jangan hanya makan tidur

Latihlah kekuatan tubuhmu

Kurangilah makan dan tidur

3. Tembang Pangkur

Mangkono ngelmu kang nyata,

Sanyatane mung weh reseping ati,

Bungah ingaran cubluk,

Sukeng tyas yen denina,

Nora kaya si punggung anggung gumrunggung

Ugungan sadina dina

Aja mangkono wong urip.

Terjemahan:

Demikianlah ilmu yang nyata,

sesungguhnya hanya memberikan ketentraman hati,

Senang dibilang bodoh,

Tetap gembira jika dihina

Tidak seperti si dungu yang selalu sombong,

Ingin dipuji setiap hari

Janganlah begitu caranya orang hidup.

4. Tembang Sinom

Sri Narpadmaja Sudigbya

talatahing nuswa Jawi

Surakarta Adiningrat

agnya ring kang wadu carik

Sutrasna kang kinanthi

mangun rèh caritèng dangu

sanggyaning kawruh Jawa

ingimpun tinrap kakawin

mrih tan kêmba karya dhangan kang miyarsa

Terjemahan:

Sri Narpadmaja Sudigbya

Wilayahnya di pulau Jawa

Surakarta Adiningrat

Memerintahkan kepada seorang sekretaris perempuan

Yang digandeng

Untuk mewujudkan perintah lama

Mempelajari semua ilmu jawa

Yang terhimpun dalam kakawin

Supaya tidak bodoh orang melihatnya

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Geguritan dalam Bahasa Jawa

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa contoh tembang macapat yang ada dalam sastra Jawa. Semoga bermanfaat! (NUM)