4 Contoh Tembang Macapat Lengkap dengan Artinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tembang macapat merupakan karya sastra Jawa yang telah ada sejak zaman dahulu. Contoh tembang macapat biasanya dilantunkan pada pertunjukkan seni dengan iringan gamelan.
Dikutip dari buku Seni Budaya Jawa dan Karawitan, Arina Restian, dkk (2022:132), tembang macapat merupakan salah satu warisan budaya Jawa yang berbentuk puisi traidisional dalam bahasa Jawa.
Selain itu, penyusunan tembang macapat harus berdasarkan aturan tertentu. Contohnya adalah jumlah suku kata, bunyi sajak akhir dati tiap baris yang disebut sebagai guru gatra, guru lagu, dan guru wilangan.
Contoh Tembang Macapat beserta Artinya
Tembang macapat sendiri terdiri dari berbagai jenis. Setidaknya terdapat 11 jenis yang memiliki karakteristiknya masing-masing. Sebagai referensi, berikut contoh tembang macapat beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
1. Tembang Mijil
Poma kaki padha dipun eling,
ing pituturingong,
sira uga satriya arane,
Kudu anteng jatmika ing budi,
Luruh sarta wasis,
samubarang tanduk.
Terjemahan:
Ingat-ingatlah kalian
Dalam nasehatku
Kamu juga disebut sebagai kesatria
Harus tenang dan berbudi baik
Rendah hati dan pintar
Supaya dapat menguasai segalanya
(Serat Wulang Reh)
2. Tembang Kinanthi
Padha gulangen ing kalbu,
ing sasmita amrih lantip,
aja pijer mangan nendra,
kaprawiran den kaesthi pesunen sariranira,
sudanen dhahar lan guling.
Terjemahan:
Biasakanlah mengasah hati
Supaya dalam berperilaku tetap pintar
Jangan hanya makan tidur
Latihlah kekuatan tubuhmu
Kurangilah makan dan tidur
3. Tembang Pangkur
Mangkono ngelmu kang nyata,
Sanyatane mung weh reseping ati,
Bungah ingaran cubluk,
Sukeng tyas yen denina,
Nora kaya si punggung anggung gumrunggung
Ugungan sadina dina
Aja mangkono wong urip.
Terjemahan:
Demikianlah ilmu yang nyata,
sesungguhnya hanya memberikan ketentraman hati,
Senang dibilang bodoh,
Tetap gembira jika dihina
Tidak seperti si dungu yang selalu sombong,
Ingin dipuji setiap hari
Janganlah begitu caranya orang hidup.
4. Tembang Sinom
Sri Narpadmaja Sudigbya
talatahing nuswa Jawi
Surakarta Adiningrat
agnya ring kang wadu carik
Sutrasna kang kinanthi
mangun rèh caritèng dangu
sanggyaning kawruh Jawa
ingimpun tinrap kakawin
mrih tan kêmba karya dhangan kang miyarsa
Terjemahan:
Sri Narpadmaja Sudigbya
Wilayahnya di pulau Jawa
Surakarta Adiningrat
Memerintahkan kepada seorang sekretaris perempuan
Yang digandeng
Untuk mewujudkan perintah lama
Mempelajari semua ilmu jawa
Yang terhimpun dalam kakawin
Supaya tidak bodoh orang melihatnya
Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Geguritan dalam Bahasa Jawa
Demikianlah penjelasan mengenai beberapa contoh tembang macapat yang ada dalam sastra Jawa. Semoga bermanfaat! (NUM)
