4 Fungsi Amperemeter pada Arus Listrik

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Listrik sangat dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Banyak komponen yang diperlukan dalam pemakaian listrik. Salah satunya amperemeter. Fungsi amperemeter ternyata begitu penting dalam sebuah rangkaian listrik.
Nilai arus listrik yang mengalir dalam rangkaian bisa dilihat dengan menggunakan amperemeter. Ampere sendiri merupakan satuan dari arus listrik, sedangkan alat pengukurnya disebut amperemeter.
Apa Fungsi Amperemeter?
Mengutip dari buku Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (Mikrohidro di Rumah Sumbul), Rimbawati (2022:67), amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Fungsi amperemeter adalah sebagai berikut.
1. Menunjukkan Besar Arus Listrik
Amperemeter menunjukkan nilai arus listrik melalui jarum penunjuk yang disertai dengan angka. Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya Lorentz gaya magnetis.
Arus yang mengalir pada kumparan yang diselimuti medan magnet akan menimbulkan gaya Lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir, maka semakin besar pula simpangannya.
Baca juga: 5 Jenis Kabel Listrik beserta Fungsinya dalam Kehidupan
2. Alat Multi Tester Teknisi Elektronik
Umumnya, amperemeter ini dipakai oleh teknisi elektronik sebagai alat multi tester listrik yang menggabungkan fungsi dari amperemeter, voltmeter, dan ohmmeter. Alat pengukur listrik lain, seperti galvanometer hanya bisa mengukur arus dengan satuan mikroampere.
Menurut buku Bahan Ajar Alat-alat Ukur Listrik, Islahudin, S.Pd., M.PFis. (2022:12), dalam kegiatan sehari-hari, diperlukan arus listrik yang mampu mengukur arus pada satuan ampere, karena itu perlu alat ukur arus yang mampu mengukur arus dalam orde ampere, seperti amperemeter.
3. Mendeteksi Arus Listrik Besar dan Kecil
Amperemeter ini tersusun dari dua komponen. Penyusun amperemeter, yakni mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk mendeteksi arus pada rangkaian arus yang kecil. Sedangkan untuk arus yang besar ditambahkan dengan hambatan shunt.
4. Mencegah Potensi Kebakaran
Amperemeter dapat mencegah potensi kebakaran dengan cara pemantauan oleh teknisi listrik. Seorang teknisi akan tahu jika sebuah rangkaian listrik memiliki ketidakseimbangan arus dan lain sebagainya dengan melihat amperemeter ini.
Potensi kebakaran akibat arus listrik yang konslet bisa dihindari dengan monitoring tersebut. Jika ada yang kurang pas, maka bisa dilakukan penyesuaian pada rangkaian listriknya.
Tiga fungsi amperemeter di atas perlu diketahui bagi pemula yang sedang belajar mengenai sistem kelistrikan. Walau bagaimanapun, alat ini adalah komponen pendukung rangkaian listrik yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. (IMA)
