Konten dari Pengguna

4 Jenis Awan dan Ketinggiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis awan dan ketinggiannya. Sumber: unsplash.com/ArmandoBrenlha.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis awan dan ketinggiannya. Sumber: unsplash.com/ArmandoBrenlha.

Jenis awan dan ketinggiannya menunjukkan penampakan yang khas. Perbedaan jenis-jenis awan ini dapat terlihat dari darat maupun dari pesawat.

Beberapa jenis awan tampak sangat tinggi dan jauh. Sementara sebagian lagi tampak cukup rendah dan seolah akan runtuh. Selain awan yang dikenal sebagai tanda akan segera hujan, masih ada beberapa jenis awan lain dilihat dari ketinggiannya.

Jenis awan dan Ketinggiannya

Ilustrasi jenis awan dan ketinggiannya. Sumber: unsplash.com/MichaelDianeWeidner.

Dikutip dari Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Sri Wiyanti dan Kawan-kawan (2017:147), awan adalah kumpulan titik-titik air atau kristal es dalam udara yang terjadi akibat pengembunan dan pemadatan uap air di udara setelah melampaui keadaan jenuh.

Bentuk awan terus berubah-ubah. Jika tertarik gravitasi, awan akan turun ke bumi sebagai hujan. Jika bertemu dengan udara panas, awan akan menguap lalu menghilang. Jadi, mendung memang tak berarti hujan.

Bentuk-bentuk awan yang berbeda-beda itu menempati ketinggian yang berbeda-beda pula. Untuk mengetahui jenis-jenis awan tersebut, berikut adalah jenis awan dan ketinggiannya secara detail.

1. Awan Tinggi

Awan ini berada di ketinggian 6.000 m, yang wujudnya berupa kristal-kristal es.

Jenis-jenis awan tinggi, yaitu:

  1. Cirrus (Ci), yaitu awan tipis yang berbentuk seperti bulu burung.

  2. Cirrostratus (Ci-St), yaitu awan putih merata yang berbentuk seperti tabir.

  3. Cirrocummulus (Ci-Cu), yaitu awan yang berbentuk seperti sisik ikan.

2. Awan Sedang

Awan sedang berada di ketinggian antara 3.000 - 6.000 m.

Jenis-jenis awan sedang, yaitu:

  1. Altocummulus (A-Cu), yaitu awan yang bentuknya bergumpal-gumpal dan terlihat tebal.

  2. Altostratus (A-St), yaitu awan yang tampak berlapis-lapis dan tebal.

3. Awan Rendah

Awan rendah berada di ketinggian kurang dari 3.000 meter.

Jenis-jenis awan rendah, yaitu:

  1. Stratocummulus (St-Cu), yaitu awan yang luas, tebal dan tampak bergumpal-gumpal.

  2. Stratus (St), yaitu awan yang merata, rendah dan tampak berlapis-lapis.

  3. Nimbostratus (No-St), yaitu awan yang terlihat luas dan merupakan awan yang menghasilkan hujan.

4. Awan yang Terjadi karena Udara Naik

Awan ini terletak pada ketinggian yang tidak berurutan dengan tiga jenis awan di atas, yaitu 500 - 1.500 m.

Jenis-jenis awan pada ketinggian 500 - 1.500 m adalah:

  1. Cummulus (Cu), yaitu awan yang tampak bergumpal-gumpal dengan dasar rata.

  2. Cumulonimbus (Cu-Ni), yaitu awan yang tampak bergumpal-gumpal. Awan ini dapat menghasilkan hujan dan sering kali disertai angin ribut.

Jenis awan dan ketinggiannya menunjukkan bahwa semakin rendah, awan akan semakin tebal. Ini sesuai dengan teori bahwa awan yang tertarik oleh gravitasi bumi atau yang letaknya makin rendah memiliki potensi untuk menjadi hujan. (lus)

Baca juga: Ciri-ciri Awan Nimbostratus dan Jenis-jenisnya