4 Jenis Dimsum beserta Cara Mudah Membuatnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aneka jenis dimsum kini menjadi salah satu hidangan populer di Indonesia. Tak heran, dimsum kini sudah sangat mudah ditemukan di berbagai daerah, mulai dari restoran otentik hingga kedai.
Meski begitu, kebanyakan orang hanya mengetahui satu jenis dimsum saja, yakni yang berbentuk seperti siomay. Padahal dimsum terdiri dari berbagai jenis dengan bentuk yang juga bermacam-macam.
4 Jenis Dimsum
Dikutip dari buku Kreasi Dimsum karya Mary Winata (1999:6), dimsum adalah hidangan khas Cina berbentuk mungil yang cantik dan lezat. Nama dimsum sendiri berasal dari bahasa Cina yang berarti “menyentuh hati”, karena tampilannya yang cantik dan menarik hati.
Sebenarnya terdapat berbagai jenis dimsum berdasarkan bentuk, isian, dan cita rasanya. Meski begitu, terdapat 4 jenis dimsum yang paling sering ditemukan di Indonesia. Berikut penjelasannya:
1. Siu Mai (Siomay)
Di antara semua jenis dimsum, siu mai adalah jenis dimsum yang paling sering dijumpai. Siu mai berbentuk bundar dengan kulit dari tepung gandum tipis mengelilingi isian dimsum dan taburan wortel di atasnya. Di Cina, siu mai biasanya menggunakan isian daging babi atau udang, namun di Indonesia lebih sering menggunakan daging ayam.
2. Hargao (Hakau)
Hakau adalah dimsum berbentuk seperti bulan sabit dengan kulit berwarna bening. Kulit hakau biasanya terbuat dari tepung gandum dan tepung tapioka. Sedangkan isiannya biasanya menggunakan udang, rebung, serta lemak babi.
Baca Juga: 5 Restoran Dimsum Terenak di Jakarta yang Patut Kamu Coba
3. Bao Zi (Bakpao)
Berbeda dari kedua jenis dimsum di atas, bakpao dibedakan lagi berdasarkan cita rasanya, yaitu asin dan manis. Bakpao asin biasanya diisi dengan daging sapi atau daging babi. Sedangkan bakpao bercita rasa manis biasanya diisi dengan pasta kacang merah.
4. Zheng Feng Zhua (Angsio Ceker)
Secara bentuk, dimsum jenis ini sangat berbeda dengan jenis dimsum lainnya. Meski begitu, angsio ceker masih merupakan bagian dari dimsum dan sering ditemukan di Indonesia. Angsio ceker memiliki cita rasa yang manis, segar, dan lembut.
Cara Membuat Jenis Dimsum Siu Mai Ayam
Membuat dimsum sebenarnya sangat mudah dilakukan dan dapat dibuat di rumah. Dikutip dari buku 100 Resep Dim Sum Populer untuk Usaha Boga karya Mary Winata (2013:10), berikut resep siu mai ayam, salah satu dimsum paling populer di Indonesia:
Bahan Isi:
400 gram daging ayam cincang
400 gram udang, kupas kulitnya dan potong dadu kecil
50 gram lemak ayam cincang
200 gram rebung kalengan, potong dadu kecil
5 jamur hioko, potong dadu kecil
1 sdm jahe cincang
1 sdm daun bawang kecil
1 sdt garam
1/2 sdt bubuk merica
1 sdt gula
1 sdt minyak wijen
2 butir telur
2 sdm air bawang jahe
1 sdm tepung maizena
Bahan Lainnya:
30 lembar kulit pangsit, potong bulat
2 kuning telur asin, potong dadu 1/2 cm
Sambal cabai
Cara Membuat:
Campur semua bahan isi dengan tangan sampai rata dan lengket. Setelah itu masukkan ke dalam lemari es selama 3 jam.
Ambil selembar kulit pangsit, lalu letakkan 1 sdm adonan isi di tengahnya. Tekan adonan isi, ratakan permukaannya, dan letakkan 1 potong telur kuning asin di tengahnya. Lakukan hal yang sama untuk sisa bahan sampai selesai.
Kukus siu mai selama 15 menit sampai mayang. Lalu angkat.
Hidangkan siu mai dengan sambal cabai.
Sekian penjelasan mengenai 4 jenis dimsum beserta cara mudah membuatnya. Semoga bermanfaat. (YAS)
