Konten dari Pengguna

4 Komponen Utama Strategi Promosi untuk Mendukung Pemasaran

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi komponen utama strategi promosi. Sumber: pexels.com/CottonbroStudio.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi komponen utama strategi promosi. Sumber: pexels.com/CottonbroStudio.

Komponen utama strategi promosi wajib diperhatikan jika sedang mencari cara untuk mendukung program pemasaran atau marketing. Komponen-komponen tersebut harus mampu memberikan nilai tambah terhadap produk dan jasa yang akan dipromosikan.

Meniru promosi usaha lain yang sudah sukses tidak menjamin kesuksesan yang sama. Dengan komponen-komponen strategi promosi ini, pemilik usaha bisa menyesuaikan dengan kondisi usahanya sendiri.

Komponen Utama Strategi Promosi dalam Marketing

Ilustrasi komponen utama strategi promosi. Sumber: pexels.com/LeelooThefirst.

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Prakarya dan Kewirausahaan: Strategi Promosi Kunci Sukses Pemasaran Kelas XI, Devi Risna Ariyana (2020:1), strategi promosi dibuat untuk mengomunikasikan sebuah produk atau jasa.

Sedangkan arti promosi adalah aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh seseorang atau perusahaan dengan tujuan memperkenalkan barang atau jasa kepada masyarakat, sekaligus mempengaruhi masyarakat agar membeli dan menggunakan produk tersebut.

Agar promosi sukses, perlu strategi untuk menjalankannya. Berikut adalah 4 komponen utama strategi promosi yang penting untuk diketahui.

  1. Periklanan (advertising).

    Ini merupakan bentuk komunikasi non personal. Pemilik usaha harus menyiapkan dana untuk menggunakan jasa periklanan. Untuk zaman sekarang, pemilik usaha juga bisa menggunakan jasa social media strategist.

    Tak jarang pemilik usaha juga memasang iklan berbayar sendiri di media sosial. Yang penting, pemilik usaha tahu cara membaca kecenderungan konsumennya berdasarkan statistik yang disedikan oleh platform tersebut.

  2. Promosi penjualan (sales promotion).

    Ini merupakan insentif jangka pendek untuk meningkatkan penjualan. Diharapkan pembelian dilakukan sekarang juga. Pembatasan periode promosi dilakukan untuk membangun momentum terbaik bagi produk atau jasa tersebut.

    Contoh: diskon, buy 1 get 1, sample gratis dan sebagainya.

  3. Penjualan tatap muka (personal selling).

    Pada komponen ini, informasi suatu produk atau jasa disampaikan secara langsung dengan memperhatikan situasi agar konsumen tertarik untuk membeli.

    Cara yang sering dilakukan adalah menempatkan sales promotion girl (SPG) di dekat rak pajangan produk tersebut di supermarket.

  4. Publisitas atau hubungan masyarakat (humas).

    Cara ini banyak dilakukan dan paling efektif di zaman sekarang. Pemilik usaha bisa mengundang netizen dan influencer untuk mengunjungi gerainya atau mencoba produknya. Mereka akan memberikan testimoni terkait produk tersebut.

    Pemilik usaha juga dapat mengundang media cetak dan online di acara peluncuran produk atau jasa yang sedang dipromosikan.

Baca juga: 5 Strategi Pemasaran Usaha Makanan Khas Daerah

Itulah 4 komponen utama strategi promosi. Dengan memenuhi 4 komponen tersebut, strategi promosi yang hendak dijalankan akan lebih terarah dan terukur. (lus)