Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
4 Makna Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu
28 Maret 2025 17:06 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Hari Raya Nyepi merupakan perayaan Tahun Baru Saka yang dirayakan oleh umat Hindu dengan berbagai ritual dan pantangan. Sesungguhnya ada makna Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu yang kuat dan mendalam untuk menjalankan kehidupan.
ADVERTISEMENT
Menurut buku Ajeg Bali: Gerakan, Identitas Kultural, dan Modernisasi, Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, MA (2010:270), sehari sebelum Nyepi atau disebut hari Pangerupukan, umat Hindu melakukan upacara pecaruan pada pusat-pusat pemukiman sampai ke rumah tangga.
Tujuannya adalah untuk membersihkan alam semesta atau memarisudha gumi atau makrokosmos dan mikrokosmos agar kehidupan manusia damai.
Makna Hari Raya Nyepi bagi Umat Hindu dalam Penyucian Diri
Ketika Hari Raya Nyepi tiba, umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian atau empat pantangan utama. Suasana menjadi hening dan sunyi, memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk melakukan introspeksi, meditasi, dan mendekatkan diri kepada Sang Dewata Agung.
Makna Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu memiliki nilai kehidupan yang dalam dan menjadi momen refleksi diri untuk mencapai keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Berikut beberapa makna yang tertanam dalam perayaan Hari Raya Nyepi.
ADVERTISEMENT
1. Penyucian Diri dan Alam
Nyepi, yang berarti "senyap" atau "hening," adalah waktu untuk umat Hindu untuk menyucikan diri atau Bhuana Alit dan alam semesta atau Bhuana Agung.
2. Introspeksi dan Renungan
Selama Nyepi, umat Hindu melakukan Catur Brata Penyepian, yaitu empat larangan:
3. Harmoni dengan Alam
Nyepi mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan menghargai ciptaan Tuhan.
4. Mencari Keseimbangan Jiwa
Nyepi adalah kesempatan untuk merenungkan makna hidup, mengevaluasi diri, dan mencari keseimbangan jiwa.
Perayaan Nyepi dinilai unik karena sebagai perayaan tahun baru, justru menekankan kesunyian dan meditasi, bukan kegembiraan. Beberapa upacara yang dilakukan menjelang Nyepi meliputi Melasti (membersihkan diri di laut atau sumber mata air suci) dan Tawur Kesanga (upacara untuk menyucikan alam).
ADVERTISEMENT
Satu hari setelah Nyepi, umat Hindu melakukan Ngembak Geni (kembali menyalakan api) untuk menandai dimulainya aktivitas normal kembali.
Melalui perayaan dan makna Hari Raya Nyepi dengan keheningan dan introspeksi, umat Hindu diharapkan dapat membersihkan diri dari sifat-sifat negatif, memperbaiki hubungan sosial, serta memperkuat spiritualitas dalam menjalani kehidupan yang lebih harmonis di tahun yang baru. (VAN)
Baca juga: Nyepi 2025 Tanggal Berapa? Ini Jawabannya