Konten dari Pengguna

4 Manfaat Batu Sabak yang Jarang Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat batu sabak dalam kehidupan manusia. Sumber foto: Pexels/Sergel A.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat batu sabak dalam kehidupan manusia. Sumber foto: Pexels/Sergel A.

Batuan metamorf dinamo merupakan batuan malihan yang terbentuk karena faktor tekanan dan waktu yang lama. Contoh batuan ini adalah batu sabak. Manfaat batu sabak banyak sekali dan jarang diketahui oleh masyarakat saat ini.

Pemanfaatan batu sudah dominan dilakukan setelah zaman pra aksara hingga saat ini. Adapun masyarakat zaman dahulu memanfaatkan batu sabak sebagai media menulis pengganti buku.

Manfaat Batu Sabak dalam Kehidupan Manusia

Ilustrasi manfaat batu sabak dalam kehidupan manusia. Sumber foto: Pexels/Polina Kovaleva

Mengutip dari buku Menjelajah Perut Bumi, Agung K (2020:27), batu sabak adalah batu keras yang terbentuk dari serpihan batu yang lunak karena dipanaskan dan mendapatkan tekanan.

Umumnya, jenis batu ini berwarna abu-abu, kehijau-hijauan, hitam, dan merah. Batu sabak mudah untuk dibelah-belah menjadi lempeng-lempeng lebih tipis, serta lebih keras dari batu serpih.

Hingga saat ini, salah satu batuan metamorf ini masih dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun manfaat batu sabak yang jarang orang-orang ketahui bisa dipahami sebagai berikut ini.

1. Sebagai Ornamen Rumah

Istilah batu sabak juga dikenal dengan sebutan batu kali. Biasanya, batu ini berbentuk bongkahan. Hasil batuan metamorf ini mudah dipecah menjadi lempengan karena strukturnya terdiri dari lapisan-lapisan.

Bentuknya yang tidak beraturan sehingga batu sabak sering dimanfaatkan sebagai elemen eksterior bangunan. Batu ini kerap dijadikan sebagai pelapis dan lantai rumah. Batu sabak popular, yaitu batu sabak hitam Tasikmalaya, Pekalongan, dan Garut.

2. Sebagai Media Menulis pada Zaman Dahulu

Pada zaman dahulu, batu sabak sering dimanfaatkan sebagai media menulis pengganti buku. Hal ini disebabkan karena batu ini berpori-pori halus karena dihasilkan dari perubahan serpih dengan metamorfosis tingkat rendah.

3. Bahan Campuran Industri Semen

Batu sabak awalnya berasal dari batuan sedimen dari jenis lempung yang mengalami pembebanan sehingga terjadi metamorfisme. Terjadinya proses tersebut disebabkan karena adanya perubahan tekstur dan komposisi mineral batuan tanpa melalui fase cair.

Kandungan mineral yang berbeda mampu menghasilkan berbagai warna pada batu sabak. Lazimnya batu sabak yang memiliki kandungan mineral zat kapur tinggi dimanfaatkan sebagai campuran dalam industri semen.

4. Sebagai Bahan Pembuatan Atap

Penambangan batuan sabak sangat dominan untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan atap. Sebab, atap dari batuan ini memiliki kualitas yang sangat baik.

Kualitas atap tersebut dihasilkan dari sifat batu sabak itu sendiri. Adapun beberapa sifat batu tersebut meliputi, kelembapan minimal serta tahan terhadap cuaca dingin.

Baca juga: 4 Manfaat Batu Limestone beserta Karakteristiknya

Ada banyak manfaat batu sabak yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti contoh di atas, batu sabak yang memiliki lempengan tidak beraturan digunakan sebagai elemen eksterior rumah karena terlihat artistik. (NTA)