Konten dari Pengguna

4 Penyebab Gerakan Tanah yang Perlu Diwaspadai

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab gerakan tanah. Sumber foto: unsplash/Dave Goudreau
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab gerakan tanah. Sumber foto: unsplash/Dave Goudreau

Gerakan tanah merupakan perpindahan massa tanah atau batuan dari kedudukan semula. Adapun penyebab gerakan tanah salah satunya yaitu karena erosi.

Gerakan tanah dapat dikategorikan sebagai bencana, karena berpotensi merusak dan menimbulkan kerugian. Karena itu, pengetahuan tentang faktor pemicunya penting dipelajari, agar risiko bahaya dapat diwaspadai.

Penyebab Gerakan Tanah

Ilustrasi penyebab gerakan tanah. Sumber foto: unsplash/Shefali Lincoln

Dikutip dari buku Geografi 1 SMA Kelas X, Samadi, S.Pd, M.Si, (2007: 94), perpindahan massa tanah dan batuan karena gaya berat disebut tanah bergerak (masswasting atau massa movement). Gerakan tanah dapat terjadi apabila gaya yang menahan massa tanah di lereng, lebih kecil dari pada gaya yang mendorong tanah sepanjang lereng.

Gaya yang menahan massa tanah tersebut, dipengaruhi oleh daya ikat dan sudut geser tanah di sepanjang bidang luncuran. Adapun faktor utama penyebab gerakan tanah adalah sebagai berikut.

1. Kandungan Air Tanah

Di Indonesia, banyak ditemukan jenis tanah yang memiliki kemampuan untuk menyerap air dengan cepat. Ketika musim hujan tiba, kondisi tersebut menjadi berbahaya. Hal ini diakibatkan oleh perbandingan antara curah hujan dengan laju penyerapan tanah yang tinggi.

Tanah akan mengalami kehilangan daya penahan apabila titik jenuhnya telah tercapai. Sehingga, tidak heran jika banyak bencana yang berkaitan dengan tanah terjadi. Seperti halnya pergerakan tanah, ambles, maupun longsor.

2. Pergerakan Lempeng Tektonik

Pergerakan lempeng tektonik bumi atau biasa dikenal dengan istilah gempa bumi, dapat menjadi salah satu faktor terjadinya tanah bergerak. Hal ini disebabkan karena adanya likuifaksi (penurunan permukaan tanah).

Bencana gempa bumi tidak memiliki kaitan terhadap karakteristik dan jenis tanah. Lantaran besar magnitudonya mampu menimbulkan dampak negatif yang berbeda-beda. Selain itu, potensi bahaya ini dapat dikatakan memiliki penyebaran yang merata.

3. Beban Bangunan

Berlangsungnya pergerakan tanah bisa diakibatkan karena beban bangunan. Keadaan semacam itu, umumnya banyak terjadi di wilayah kota besar.

Ditambah dengan adanya proyek pembangunan berkelanjutan, yang tidak memperhatikan kondisi lingkungan. Dalam hal ini, pemberian beban berlebihan tanpa pemahaman tentang sifat dan karakteristik tanah termasuk tindakan berbahaya. Sehingga fasilitas tersebut dapat berpotensi roboh.

4. Erosi

Peristiwa pergerakan tanah yang diakibatkan karena erosi, banyak terjadi di wilayah dengan lereng yang curam. Adapun pemicu erosi dapat berasal dari jenis air tanah. Salah satunya karena kandungan air hujan yang tinggi.

Baca Juga: Jenis-jenis dan Penyebab Bencana Alam yang Sering Terjadi

Pergerakan tanah termasuk salah satu bahaya yang rawan terjadi. Dengan demikian, mengenali beberapa penyebab pergerakan tanah merupakan wawasan yang penting diketahui oleh pembaca. (Riyana)