4 Penyebab Kelangkaan Orangutan di Habitat Aslinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab kelangkaan orangutan perlu diketahui oleh masyarakat sehingga bisa dicari solusi untuk mengatasinya. Orangutan termasuk dalam jenis kera besar yang saat ini populasinya semakin menurun. Kera ini juga adalah satu-satunya jenis kera besar yang hidup di Asia.
Mengetahui penyebab penurunan jumlah orangutan bisa membantu dalam proses pelestarian satwa ini. Dengan begitu, diharapkan jumlah orangutan bisa bertambah banyak.
Penyebab Kelangkaan Orangutan
Dikutip dari Seri Binatang Langka Indonesia - Harimau dan Orangutan, Setyawan (2009:25), orangutan merupakan salah satu jenis kera besar, seperti simpanse, gorila, dan bonobo. Hewan ini termasuk mamalia, yaitu hewan berdarah panas dan menyusui anaknya.
Orang utan dewasa bisa mencapai tinggi 1,4 meter dan berat 80 kilogram. Dikutip dari orangutan.or.id, terdapat tiga spesies orangutan, yaitu orangutan Kalimantan, Sumatra, dan Tapanuli. Ketiga spesies orangutan tersebut berstatus sangat terancam punah.
Apa saja penyebab kelangkaan orangutan? Ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya seperti berikut ini.
1. Berkurangnya Habitat
Habitat asli orangutan ada di hutan-hutan di Kalimantan dan Sumatra. Sayangnya, saat ini banyak dari hutan tersebut yang diubah fungsinya menjadi perkebunan. Perkebunan ini ada yang ilegal dan legal. Namun, dampaknya bagi orangutan tetap sama, yaitu habitat mereka berkurang.
Berkurangnya habitat juga menjadi penyebab utama langkanya orangutan. Dengan berkurangnya habitat, secara otomatis orangutan juga akan kesulitan mencari makanan.
2. Perdagangan Hewan Ilegal
Orangutan termasuk hewan yang tidak boleh diperdagangkan. Meskipun begitu, hewan ini masih banyak diperdagangkan secara ilegal. Yang diincar terutama adalah orangutan yang masih kecil. Bayi orangutan juga diekspor ke luar negeri karena banyak orang yang mau membayar dengan harga tinggi.
3. Perburuan Liar
Manusia juga kerap memburu orangutan karena berbagai alasan. Selain diburu untuk dijual, orangutan juga diburu karena dianggap mengganggu.
Hewan langka ini dipandang sebagai salah satu perusak lahan perkebunan. Padahal orangutan hanya mencari makanan karena habitat asli mereka berkurang.
4. Reproduksi yang Lambat
Penyebab selanjutnya adalah orangutan bereproduksi dengan lambat. Hal ini menyebabkan jumlah kelahiran orangutan relatif sedikit. Selain itu, orangutan betina baru mencapai kematangan seksual di usia 12-15 tahun dan orangutan jantan di usia 18-20 tahun.
Baca juga: 4 Jenis Hewan Langka yang Ada di Dunia dan Terancam Punah
Jadi, ada banyak penyebab kelangkaan orangutan. Dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan akan semakin banyak orang yang ikut melestarikan orangutan. (KRIS)
